Juli 28, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Miliki Sabu, AR Terancam 5 Tahun Penjara

Miliki Sabu, AR Terancam 5 Tahun Penjara

AMBON, SPEKTRUM– AR, warga Waiheru menjalani sidang perdana kasus kepemilikan narkotika golongan I jenis sabu-sabu, di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (13/7/2021).

Dalam sidang diketahui, saksi penyidik yang juga adalah anggota Polri mendapat informasi jika AR sering melakukan transaksi narkotika di dalam pasar Waiheru yang terletak di depan SMKN 3. Berbekal informasi tersebut, dua anggota polisi pada Senin (22/2/2021) sekitar pukul 19.30 WIT mendatangi lokasi. Benar saja, mereka melihat AR duduk di dalam gelap.

Ketika melihat mereka, dalam kegelapan, Eles, salah satu anggota polisi, melihat AR tangannya sedang melepas sesuatu secara perlahan. Ketika ditanya, AR mengaku hanya main tangan saja. Namun mereka tidak percaya begitu saja, rekan Eles, Felix kemudian menyalakan senter dan mencari di sekitar AR dan menemukan sebuah benda dalam plastik bening di samping kaki kanan AR. Setelah mengetahui benda tersebut, akhirnya AR digelandang di kantor polisi untuk diinterogasi.

AR mengaku mendapatkan barang terlarang itu dari temannya yang tinggal di Kate-kate bernama Amin dan juga dari temannya di Hitu bermarga Pelu. Setelah dilakukan tes urine, AR positif dan mengakui sering menggunakan sabu.

Majelis hakim menanyakan apakah AR punya penasehat hukum atau tidak, karena ancaman hukumannya diatas 5 tahun. AR menjawab tidak punya, akhirnya majelis hakim menunjuk Herberth Dadiara dan Ronald Salawane dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) sebagai pengacara, gratis untuk AR. (HS-17).  

Pin It on Pinterest