Juli 28, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Kapal Tujuan Tual Mati Mesin, Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

Kapal Tujuan Tual Mati Mesin, Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan

AMBON, SPEKTRUM– Tim SAR gabungan di Tual berhasil menyelamatkan kapal berpenumpang tujuh orang yang sempat mati mesin di perairan antara Kei Besar dan Tual, Selasa (6/7/2021) dini hari pukul 00.18 WIT.

Dikutip dari rilis pers kantor Basarnas Ambon, Selasa dini hari (6/7/2021), pukul 2200 WIT, tim pencarian dan penyelamatan Pos SAR Tual dan unsur potensi SAR diberangkatkan menuju lokasi guna melaksanakan operasi SAR.

Operasi ini tidak membutuhkan waktu lama karena dua jam kemudian, tim SAR gabungan dengan menggunakan KN SAR BHARATA berhasil menemukan kapal tersebut dengan tujuh penumpang dalam keadaan selamat.

Kapal berhasil ditemukan pada koordinat 5°33,347′ S – 134°45,436′ E di antara perairan Kei Besar dan Kota Tual. Ke-7 korban langsung dievakuasi menuju Kota Tual dengan KN SAR Bharata. Pukul 00.18 WIT, KN SAR BHARATA tiba dan sandar di pelabuhan PSDKP Tual.  Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya dikabarkan, Kantor Basarnas Ambon melalui Pos SAR Tual menerima informasi dari Samjar Tayanan yang merupakan keluarga korban, bahwa Menas Rahayaan, Otis Tayanan, Abe Tayanan, Stevi Tayanan, Radid  Tayanan, Jastin Tayanan dan Nataniel Tayanan yang hendak pergi ke Tual dari Desa Waer, kecamatan Kei Besar Utara Barat, Maluku Tenggara dengan menggunakan kapal, pada Minggu (5/7/2021) sekitar pukul 19.00 WIT namun di pertengahan perjalanan, kapal tersebut dihantam gelombang yang mengakibatkan rusaknya mesin, mesin mati total.  

Mendengar informasi ini, tim pencarian dan penyelamatan Pos SAR Tual beserta unsur potensi SAR diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 22.00 WIT dengan menggunakan KN SAR Bharata guna melaksanakan operasi SAR dengan jarak ± 15NM, heading 63° arah Timur Laut dari Pos SAR Tual.

Saat pencarian, cuaca dalam keadaan hujan ringan. Angin Timur – Tenggara dengan kecepatan 4-20 knot dan tinggi gelombang 2,5-4 meter.

Selain KN SAR Bharata, tim juga mengerahkan mobil rescue tipe 1. Unsur SAR yang terlibat terdiri dari  Bakamla, Brimob Kota Tual, Polairud Kota Tual dan keluarga korban. (HS-17)

Pin It on Pinterest