Juni 14, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Sunat Beasiswa Bidik Misi, Pendemo Minta Rektor Unpatti Pecat Oknum

Sunat Beasiswa Bidik Misi, Pendemo Minta Rektor Unpatti Pecat Oknum

Mahasiswa Fisipol Unpatti unjuk rasa di Gedung Rektorat. (Ist.)

AMBON, SPEKTRUM– Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Pattimura (Unpatti) melakukan unjuk rasa di Kantor Rektor Unpatti, Kamis (9/6/2021).

Aksi dilakukan karena dana beasiswa Bidik Misi untuk 5 mahasiswa di fakultas tersebut diduga disunat oknum di perguruan tinggi tertua di Ambon itu dengan alasan oknum tersebut yang mengurusnya sehingga 5 mahasiswa tersebut dapat menerima beasiswa itu.

Baca juga: Malindo-Unpatti Bakal Kerjasama Cetak Mahasiswa Wirausaha

Menurut orator aksi yang juga senior mahasiswa di Fisipol, Sadam Silewu mengaku resah karena beasiswa Bidik Misi bagi para mahasiswa, bukanlah atas jasa dan kebaikan oknum tersebut tetapi murni karena mahasiswa bersangkutan memenuhi kriteria untuk mendapatkannya.

“ Itu program pemerintah melalui beasiswa tersebut. Diberikan karena prestasi-prestasi mahasiswa sendiri untuk bagaimana mereka (melanjutkan) di perguruan tinggi,” ungkapnya kepada para wartawan.

Ia mengatakan, tiap mahasiswa disunat Rp.200.000 dari jumlah dana yang mereka harusnya dapatkan, menurut pengakuan adik-adik tingkat yang mengadu kepadanya, baik melalui telepon maupun bertemu langsung.

Ia menduga, di Unpatti ada semacam sindikat oknum-oknum “calo” yang mengurusi beasiswa dengan imbalan, jika mahasiswa tersebut mendapatkan, wajib memberi sebagian sebagai “balas jasa”. Namun ia tidak bersedia mengungkapkan siapa nama-nama oknum itu.

“ Ada 5 orang di angkatan 2019 (disunat beasiswanya). Bahkan di (angkatan) 2021. Kami menduga di Unpatti ini ada semacam organisasi yang mengurusi ini. Kami sengaja tidak mau bilang (nama oknum),” jelasnya.

Praktek ini, kata Sadam, tidak hanya terjadi di tahun 2019 saja, tetapi sudah berlangsung di tahun-tahun sebelumnya. Harusnya setiap mahasiswa mendapatkan lebih dari enam juta rupiah per semester, namun dipotong tiap bulan Rp.200.000.

Para pendemo kemudian memperdengarkan hasil percakapan oknum dengan mahasiswa yang disunat beasiswa mereka.

Para pendemo meminta Rektor Unpatti, M.J. Saptenno agar memecat para oknum tersebut. Mereka mengancam, jika tidak ditindaklanjuti, para pendemo akan menghadirkan jaksa dari Kejaksaan Tinggi untuk mengusutnya. (HS-17).  

Pin It on Pinterest