Juni 14, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Talim Wamnebo Kaki Tangan di Lahan PLTMG

Talim Wamnebo Kaki Tangan di Lahan PLTMG

AMBON, SPEKTRUM – Selain tersangka Ferry Tanaya dan Abdul Gafur Laitupa, jaksa harus memeriksa Talim Wamnebo. Pasalnya, diduga kuat Talim Wamnebo merupakan kaki tangan dari tersangka Tanaya. Talim Wamnebo merupakan orang terpercaya yang disuruh Tanaya menyiapkan administrasi di lapangan.

Penetapan tersangka oleh penyidik kejaksaan seakan belum lengkap. Selain pemodal dan otak di kasus dugaan korupsi pembelian lahan untuk proyek pembangunan PLTMG 10 MW, jaksa didesak memanggil dan memeriksa Talim Wamnebo di kasus dimaksud. Wamnebolah yang mengurus semua administrasi jual beli lahan tersebut.

Hal ini dikatakan Moch. Mukadar kepada wartawan, Selasa (25/5/2021) di Ambon.

Menurut dia, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku harus memeriksa Talim Wamnebo atas dugaan keterlibatannya dalam proses jual beli tanah pembangunan PLTMG Namlea karena Tanaya tidak berada di Namlea, Kabupaten Buru.

“ Menurut saya, si Talim Wamnebo harus diperiksa pihak penegak hukum. Karena diduga dia (Talim Wamnebo-red) turut berpartisipasi melakukan transaksi,” ungkap Moch Mukadar

Ditambahkan, dalam proses jual beli lahan yang dimiliki Tanaya hanya 1,8 hektar persegi bukan 4,8 hektar.

“ Kan lahan erpak milik Tanaya yang harus diurus Wamnebo hanya 1,8 hektar. Sementata 3 hektar itu milik orang sesuai putusan hukum, dari total 4.8 hektar yang dijual kepada PLN,” tegasnya.

Sementara lokasi yang digunakan untuk kedudukan mesin itu, berada di pantai, bukan seperti yang sekarang diletakkan mesin.

“ Lokasi pemasangan mesin PLN itu salah objek. Sesuai erpak, luas lahan hanya 1,8 hektar berada di pinggir pantai, sehingga proses jual beli salah sasaran,” terangnya. (*/TIM)

Pin It on Pinterest