Juni 14, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Diragukan Kondisi Kapal Dibeli Pemkab SBB

Diragukan Kondisi Kapal Dibeli Pemkab SBB

Kondisi kapal yang dibeli Pemkab SBB, sementara berada di Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. (ist)

Beberapa waktu lalu sempat beredar adanya kapal ‘siluman’ dipesan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Nilai kapal tersebut Rp.7.1 miliar. Sempat publik meragukan dengan kapal tersebut.

AMBON, SPEKTRUM – Namun, diakui Kadis Pehubungan (Kadishub) setempat, kapal tersebut sudah sesuai penganggarannya dan akan tiba di SBB.

Diinformasikan, katanya kapal sudah selesai dikerjakan, namun mesinnya dipesan dari Jepang dan sudah tiba di Jakarta. Kapal direncanakan diakhir Januari 2021 lalu sudah sampai ke SBB. Faktanya, hingga kini kapal tersebut belum juga tiba, dan masih berada di Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Sekda SBB, Mansur Tuharea pernah menyampaikan, nilai kapal tersebut mencapai Rp.4 miliar itu sudah dikembalikan ke kas daerah. Namun, bertolak belakang dengan sebenarnya, karena nilainya pagu anggarannya mencapai Rp.7.1 miliar.

Menurut Kadishub SBB, Ajis Limboro Kapal Operasional Pemerintah Daerah Kabupaten SBB dalam waktu dekat siap beroperasi mengarungi perairan di kabupaten julukan ‘Saka Mese Nusa’ itu.

Pekerjaan dari proyek tahun 2020 sebesar Rp.7,1 miliar yang dimenangkan PT Kairos Anugerah Marina. Perusahaan ini beralamat di Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten siap di datangkan.

Kadishub SBB saat meninjau kapal dengan nilai pagu anggaran Rp.7.1 miliar lebih berada di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. (ist)

Limboro menjelaskan, akan menuntaskan proyek yang selama ini menjadi isu liar terhadap kepemimpinan Yasin Payapo tersebut. Apa yang selama ini diberitakan tidak sesuai fakta, karena yang bersangkutan melihat lansung keberadaan kapal tersebut.

“Keberadaan kapal sekarang tidak sesuai dengan pemberitaan, karena di lapangan kenyataannya beda,” ungkap Limboro melalui sambungan telepon usai meninjau lansung kapal tersebut kemarin.

Dirinya juga menipis isu miring keberadaan kapal terkait kelengkapan isi kapal beserta mesinnya.

“Pemberitaan tidak sesuai fakta, contoh mengungkapkan kongkritnya kapal belum ada aksesoris dan lainnya. Nyatanya, di dalamnya sudah dilengkapi dengan kamar tidur, meja dan kursi pertemuan, tempat peristirahatan dan lainnya sudah siap,” rincinya.

Kapal dibeli Pemkab SBB memiliki interior dan asesoris dipasan dalam kapal yang dibeli Pemkab SBB. (ist)

Untuk doketahui proyek yang diglontorkan APBD Kabupaten SBB ini nilai Pagu Paket Rp.7,1 miliar. Nilai Harga Perkiraan Sementara (HPS) Paket Rp. 7.095.339.386,30,- dan proyek kapal dimenangkan Stanley Pirsouw. Dia merupakan salah satu kontraktor asal Kota Piru harus bertanggung jawab atas proyek ini.

Untuk mengerjakan proyek ini, Pirsouw menggunakan perusahan PT Kairos Anugerah Marina. Perusahan ini beralamat di Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Sempat juga diinformasikan kabar, kalau proyek tersebut akan dilelang di tahun 2021. Padahal, sebelumnya proses lelang proyek tersebut sudah dilakukan tahun 2021 lalu. (*/TIM)

Pin It on Pinterest