May 7, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Heboh, Ratusan Ikan Bubara Muncul Dipermukaan Laut Batu Merah

Heboh, Ratusan Ikan Bubara Muncul Dipermukaan Laut Batu Merah

Yusuf Wally, salah satu anggota DPRD Kota Ambon turut menangkap Ikan Bubara yang muncul dipermukaan Laut Batu Merah

AMBON, SPEKTRUM – Heboh, fenomena munculnya ikan bubara berukuran besar hampir mencapai 1 meter, dipermukaan air Laur Batu Merah.
Yusuf Wally, Anggota DPRD Kota Ambon yang juga Sarjana Perikanan itu mengatakan, fenomena munculnya ratusan ikan berukuran besar ini sudah terjadi sejak Kamis kemarin, dan masih terlihat hingga Sabtu (1/5/2021). Menurutnya, terperangkapnya ikan dipermukaan air laut Batu Merah ini, terbilang baru.
“Masyarakat yang ada di kawasan sekitar tepian air laut Batu Merah, kaget dengan munculnya kerumunan Ikan bubara yang masuk dengan jumlah yang banyak dan ukuran yang besar. Ikan yang ukuran hampir satu meter itu bisa ditangkap warga dengan enaknya pakai tangan, malah satu orang bisa langsung angkat dua ekor. Aneh, ikannya seperti lagi mabuk, sehingga dengan mudah ditangkap tanpa perlawanan. Dan ternyata ini sudah terjadi sejak hari Kamis lalu, sampai malam tadi (1/5/2021),”jelas wally.


Kejadian munculnya ikan lanjut Wally, pada sore menjelang malam itu, membuat ramai lokasi sekitar. Masyarakat ramai-ramai menangkap ikan yang bagi masyarakat Kota Ambon, merupakan menu kesukaan dan menjadi khas dalam sajian makan diberbagai restauran dan rumah makan di Kota ini.
“Saat sedang rapat jelang berbuka puasa di kantor PKS Kota Ambon, disekitar Ruko Batu Merah, tiba-tiba dengan ribut-ribut. Ternyata masyarakat berebutan lompat ke laut untuk nangkap ikan bubara. Yang jadi menarik, ikan ditangkap hanya dengan tangan saja,”ujarnya.
Ikan bubara lanjutnya, seyogyanya menjadi incaran para nelayan, sejauh ini, menurut kebutuhan, ikan tersebut masih sangat bergantung pada hasil tangkapan dialam ini.
“Dengan kejadian sore menjelang malam kemarin, perlu menjadi perhatian, bahwa sedang terjadi pengaruh apa sehingga ikan bubara bisa bermain dipermukaan laut Batu Merah,”ujarnya.
Dia menjelaskan, ikan bubara memiliki pertumbuhan yang cepat, memiliki tingkat kelulushidupan (SR/survival rate) yang tinggi dan relatif tahan terhadap infeksi penyakit. Karakternya sebagai ikan pelagis dan sangat aktif menyebabkan ikan ini lebih adaptif terhadap pakan dan perubahan lingkungan.


Dengan ini, muncul ide bagaimana harus ada terobosan baru untuk melakukan budidaya ikan bubara yang dapat difasilitasi Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon melalui pengembangan teknologi, agar produksi massal ikan bubara atau yang dikenal dengan ikan kuwe ini, dapat ditingkatkan.
“Setahu saya, selama ini petani budidaya membeli bibit ikan kuwe dari BPBL Ambon. Kesuksesan BPL Ambon membenihkan ikan kuwe secara massal melalui uji rekayasa yang berhasil tersebut, menjadi terobosan penting dalam pemanfaatan varian jenis komoditas ikan yang berguna bagi sektor perikanan budidaya,”jelasnya. (HS-19)

Pin It on Pinterest