May 16, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Tim Bantuan Medis Vertebrae FK Unpatti Tanam 250 Bibit Mangrove

Tim Bantuan Medis Vertebrae FK Unpatti Tanam 250 Bibit Mangrove

AMBON, SPEKTRUM– Tim Bantuan Medis (TBM) Vertebrae Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) melakukan aksi penanaman 250 bibit Mangrove di pantai Lateri, Ambon, Sabtu (17/4/2021).

Sebelum menanam Mangrove, mereka membersihkan sampah yang berserakan di pantai terlebih dahulu.

Menurut koordinator aksi yang juga sebagai Ketua Umum TBM Vertebrae FK Unpatti , Sixtintia Dea,  Mangrove yang ditanam ada dua jenis yakni Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba. Bibit ini sumbangan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai  dan Hutan Lindung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Waeapu, di Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon.  

Sixtinta Dea, Koordinator Aksi

TBM tidak sendirian, aksi ini juga dilakukan bersama Mollucas Coastal Care (MCC) dan didukung pemerintah provinsi, pemerintah kota (Pemkot) dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), LIPI dan kelurahan Lateri serta Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM GPM).

Pemkot dan kelurahan Lateri  memberikan izin dan bersama MCC turut serta melakukan pengawasan agar Mangrove yang ditanam tumbuh dengan baik.

TBM sendiri, kata Sixtinta adalah unit khusus di FK Unpatti yang bergerak di bidang medis dan kebencanaan. Pengurus TBM yang saat ini masih kuliah semester 5-6 ini melakukan aksi karena ingin turut berperan dalam menjaga dan melestarikan alam di Maluku.

Sampah di pesisir pantai Lateri yang dikumpulkan TBM

“ Walaupun kami tim bantuan medis, basic-nya di medis tapi TBM punya satu divisi khusus namanya divisi pecinta alam dimana kami sebagai anak-anak tim medis dan juga anak-anak Maluku, kami turut menjaga dan melestarikan alam di Maluku,” terangnya.

Mereka mengaku gelisah ketika melihat air meluap sampai ke jalan raya dan menggenangi sampai menutup akses pengguna jalan ketika musim hujan karena sampah dan melihat di daerah pesisir banyak Mangrove yang mati.

“ Ketika nanti musim hujan kemudian banjir, bahkan airnya bisa naik sampai ke area jalan. Akhirnya kami memutuskan, ayo teman-teman, kita buat gerakan menanam mangrove supaya nanti tidak terjadi banjir sampai meluap ke jalan,” ungkapnya.

Aksi TBM ini juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TBM yang keenam. (HS.-17).

Pin It on Pinterest