Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Banyak Obyek Bagus, Talake Layak Sebagai Destinasi Wisata

Banyak Obyek Bagus, Talake Layak Sebagai Destinasi Wisata

AMBON, SPEKTRUM– Tanah Lapang Kecil atau biasa disingkat Talake, Kelurahan Wainitu ternyata menyimpan banyak keindahan sehingga layak dijadikan destinasi wisata di tengah kota.

Hal ini dikatakan pegiat pariwisata bahari yang juga pendiri komunitas Anak Cinta Laut, Ceisar Riupassa kepada wartawan di Talake, Sabtu (20/3/2021).

Menurutnya, di Kota Ambon banyak tempat-tempat bagus yang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata. Tinggal bagaimana membuat dan mengatur supaya dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

“ Nah, Talake yang dulunya hanya dikenal sebagai Dok atau pembersihan kapal, sekarang Pemkot sudah membangun Business Centre, ada UKIM dan ada tempat yang bagus di sore hari,” terangnya

Selain pemandangan alamnya yang bagus, di Talake juga banyak kapal-kapal tenggelam yang biasanya dijadikan rumah, tempat bermain dan bertelur ikan-ikan. Di sore hari, matahari yang tenggelam di ufuk barat juga memberikan nuansa yang indah diabadikan dan dinikmati. Olehnya, Nusaniwe Divers Community (NDC)  juga berusaha menjadikan tempat ini sebagai lokasi tujuan wisata.

“ Kalau tempat ini sore-sore duduk di sini, ada bisa melihat sunset yang cukup bagus. Lautan di bawah ini banyak kapal-kapal yang tenggelam. Kapal-kapal yang tenggelam itu biasanya banyak ikan-ikan yang membuat sarang di situ,” ungkapnya.

Ia berharap, paling lama lima tahun lagi, Talake sudah siap dijadikan zonasi tempat wisata agar menguntungkan juga bagi orang-orang yang tinggal di sekitarnya. Bukan sebagai tempat menangkap ikan tetapi ikan dibiarkan berkeliaran dan jadi pemandangan indah. Apalagi di sekitarnya juga sudah ada arena tempat bermain anak, tempat parkir yang memadai.

Selain didukung oleh Pemerintah Kota Ambon, Lurah Wainitu, J Nikijuluw dan pemerintah negeri  juga mendukung rencana ini makanya NDC bekerjasama sebagai tim berusaha untuk menjadikan ini sebagai destinasi wisata awal dengan rajin membersihkan sampah dan memperindah penataannya.

“Berencana dengan harapan 5 tahun ke depan akan menjadi obyek wisata tetapi kalau lebih cepat bisa lebih bagus lagi. Sebenarnya hanya bagaimana kita bisa bekerjasama sebagai tim,” tandasnya. (HS.17).

Pin It on Pinterest