Connect with us

Hukum & Kriminal

Selamatkan Generasi Muda, GANN Maluku Apresiasi Kinerja BNNK Tual

Muhajirin Syukur Maruapey, Sekretaris DPD LSM GANN

AMBON, SPEKTRUM – DPD LSM Generasi Anti Narkotika Nasional  (GANN) Provinsi Maluku mengapresiasi kinerja BNN Kota Tual dan BNN Provinsi serta Polresta Kota Tual yang Kamis, (11/3/ 2021) lalu, berhasil membekuk bandar besar Narkotika berinisial  AHB alias R alias PE yang selama ini beroperasi di Kota Tual. 

Sekretaris DPD LSM GANN Provinsi Maluku, Muhajirin Syukur Maruapey, dalam rilisnya yang diterima Spektrum, Minggu (14/3/2021) mengatakan, ini adalah langkah baik sebagai upaya pencegahan demi menyelamatkan masyarakat, terutama generasi muda Maluku, khususnya di Kota Tual.

“Saya sangat meyakini, dari penangkapan bandar tersebut, BNN dan Kepolisian bisa membongkar jaringan yang selama ini bekerja sama dengan pelaku dan orang-orang yang selama ini turut serta membantu bandar tersebut beroperasi di Kota Tual dan Malra,”ujarnya.

Menurutnya, masyarakat, terutama generasi muda Maluku harus diselamatkan. Jika tidak, maka akan lahir generasi-generasi yang bermental rusak sehingga Maluku akan kehilangan penerus estafet perjuangan.

“Apa yang dilakukan Pemerintah itu adalah bentuk kepedulian kepada rakyatnya dan sekaligus mengimplementasikan INPRES Nomor 6 Tahun 2018 yang disandingkan dengan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional tentang P4GN, serta menegakkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” urainya.

Adanya insiden pelemparan dan penghadangan kepada petugas yang dilakukan sekelompok pemuda, kata Maruapey, GANN Provinsi Maluku sangat menyesali dan hanya sebuah kesalahan. Seharusnya, masyarakat mendukung upaya BNN dan kepolisian karena ini demi kebaikan bersama untuk menolong masa depan generasi muda.

Pihaknya berharap, baik Pemerintah Kota Tual, BNN Kota Tual serta Polresta Kota Tual, harus bisa bersinergi dan terus memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat Kota Tual tentang bahaya narkotika.

“LSM-GANN Provinsi Maluku siap membantu serta bersinergi dengan Pemerintah Kota Tual beserta instansi terkait untuk melaksanakan edukasi itu. Hanya ada tiga hal yang terjadi jika menggunakan narkoba, masuk Rumah Sakit, kubur atau penjara. Barenti narkoba, ale pake ale mati,”tegasnya. (HS-19)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hukum & Kriminal