Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Pasca Pembersihan Drainase, Kota Ambon Bebas Banjir, Trotoar Aman Bagi Pejalan Kaki

Pasca Pembersihan Drainase, Kota Ambon Bebas Banjir, Trotoar Aman Bagi Pejalan Kaki

AMBON, SPEKTRUM – Masyarakat Kota Ambon saat ini merasakan manfaat dari pembersihan sendimen drainase di beberapa lokasi strategis di Kota Ambon. Misalnya, di jalan AY. Patty. Ruas jalan ini sebelumnya selalu tergenang air namun setelah dilakukan pembersihan sendimen oleh Dinas PUPR Provinsi Maluku, tidak terjadi lagi genangan air sehabis hujan deras di ruas jalan utama Kota Ambon itu.

Selain itu, pantauan Spektrum, di beberapa lokasi ada perbaikian trotoar. Pada trotoar dipasang tegel berwarna -warni dengan logo Ambon Kota Musik. Sepintas tegel tersebut terkesan licin namun nyatanya saat hujan turun, warga aman berjalan bahkan berlari. “Tegel trotoar tidak licin, cukup aman untuk pejalan kaki, apalagi ubinnya warna-warni enak dipandang,” kata Nurhaliza kepada Spektrum di depan Citra Swalayan, saat hujan deras mengguyur bumi, Sabtu (06/03/2021).

Sementara itu, Spektrum mencoba lakukan penelusuran di ruas jalan AY Patty untuk melihat proses pembersihan sendimen drainase di jalan AY Patty. Saat ini ukuran dimensi drainase sudah 70 x 75 cm dari dimensi awal hanya 30 x 35 cm. “Tahap pembangunan baru 70 cm namun air mengalir sudah lancar. Biasanya hujan sedikit terjadi genangan sekarang tidak lagi,” kata Jhon Tandiselong salah satu pemilik toko di jalan AY. Patty. Dinas PUPR juga telah memperbaiki alur air sepanjang 140 x 100 meter.

“Ini pas airnya dibawa ke pantai yang dulu pasar lama,” kata Tandiselong lagi. Saat ini air hujan mengalir dari AY Patty ke arah PUSKUD masuk pada alur dari sungai kecil dari arah RS Valentein langsung ke pantai di belakang kota.

“Masyarakat tidak perlu kuatirlah, jika trotoar telah selesai dikerjakan dipastikan ada ruang bagi kaum difabel, selain itu walaupun permukaan tegel yang dipasang terkesan licin namun sebenarnya tidak licin dan sangat nyaman buat pejalan kaki termasuk orang tua dan anak-anak,” tambah Tandiselong lagi. Apalagi tambah pria berbadan tambun ini, Kota Ambon akan menjadi Kota Musik, nantinya banyak wisatawan yang datang berkunjung. “Dengan tegel trotoar warna-warni menurut saya, cukup menunjang Kota Ambon dibidang pariwisata,” katanya tertawa. (Tim

Pin It on Pinterest