Juli 28, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Segel Sekolah, Pemilik Lahan Minta Bayaran Rp. 2 Miliar

Segel Sekolah, Pemilik Lahan Minta Bayaran Rp. 2 Miliar

AMBON, SPEKTRUM – Untuk kesekian kalinya, pemilik lahan lokasi Gedung SD Negeri 64 dan SD Inpres 50 Ambon yang terletak di kawasan Galunggung, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, disegel oleh ahli waris yang mengklaim sebagai pemilk lahan. Tidak tanggung-tanggung, pemilik lahan menyodorkan harga tanah pada dua lokasi tersebut senilai Rp. 2 miliar lebih.

Ketua Komisi II, DPRD Kota Ambon, Jafry Taihutu, usai memimpin rapat dengar pendapat bersama Kadis Pendidikan Kota Ambon, Bagian Aset dan perwakilan ahli waris, serta dihadiri seluruh Anggota Komisi II itu menjelaskan, banyak persoalan yang sama terjadi di kota ini. Hal ini akibat saat penyerahan aset dari provinsi ke pemkot Ambon, tidak disertai dengan dokumen administrasi sehingga tidak ada sejarah tentang berdirinya sekolah-sekolah itu.

Baca juga: Pemprov – Pemkot Tak Respon Somasi

“Ada risalah rapat DPRD Provinsi dengan Pemkot untuk sharing anggaran antara Pemkot 60 persen dan Provinsi 40 persen. Menjadi  pertanyaan sekarang, Pemkot mau tidak?. Kalau itu bisa, DPRD akan dorong, asalkan legalitas tanah harus valid, jangan sampai salah bayar,” tutur Taihutu, di Balai Rakyat Belakang Soya, Ambon, Senin (2/3/2021).

Terkait 2 miliar sekian yang dipatok pemilik lahan, Taihutu mengatakan,  bahwa pihaknya juga akan mempertanyakan dasar patokan apa yang dipakai pemilik lahan dalam menentukan harga tersebut.

“Apakah berdasarkan NJOP atau harga pasar. Tapi itu semua nanti akan dipertimbangkan secara regulatif,”jelasnya.

Pin It on Pinterest