Connect with us

COVID-19

Vaksinasi Tahap I Belum Tuntas, Jubir: Tersaring di Meja Kedua

AMBON, SPEKTRUM– Program vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes) di kabupaten kota belum juga tuntas di tahap pertama. Ada banyak kendala seperti saat hendak disuntik, pada pemeriksaan di meja kedua ternyata ada yang tekanan darahnya melebihi yang disyaratkan. Bahkan ada yang sedang hamil sehingga tertunda.

Hal ini disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satgas penanganan Covid-19, Adonia Rerung kepada Spektrum melalui sambungan telepon, Rabu (24/2/2021).

Selain itu, ada calon penerima vaksin yang sedang terserang asma dan sakit flu, deman sehingga ditunda disuntik vaksin.

“ Kendalanya karena saat suntik, tekanan darah ada yang lebih dari 180/110. Ada yang kondisi minum obat asma. Sedang hamil, flu, demam saat tersaring di meja kedua,” terangnya.

Ia optimis, sebelum vaksinasi bagi tenaga publik lainnya. Vaksinasi bagi tenaga kesehatan akan segera tuntas dan menjamin vaksin tidak akan terkontaminasi atau menurun kualitasnya karena disimpan di lemari pendingin dengan suhu yang telah ditentukan.

Berdasarkan rilis yang diberikan Satgas penanganan Covid-19 Maluku kepada pers, diketahui bahwa untuk tahap pertama program vaksinasi di kabupaten kota, ada 5 kabupaten kota yang progress capaian hanya berkisar 50% per 22 Februari 2021. Bahkan di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) progresnya malah kurang dari 50% atau hanya sebesar 41,54%.

Sedangkan vaksinasi kedua kalinya, kemajuannya rata-rata Maluku hanya sebesar 34,89%. Kabupaten MBD kemajuannya paling kecil, hanya sebesar 4,92% atau baru 50 orang nakes yang divaksin dari total 1.016 nakes yang ada di MBD.  Padahal yang ditunda karena berbagai kendala seperti yang dikemukakan Jubir, di MBD hanya sekitar 80 orang saja dan yang tidak direkomendasikan karena komorbid hanya dua orang saja.  (HS.17).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in COVID-19