Juni 24, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Ada CCTV Petunjuk Kuat Pembunuhan Husein Suat di JMP

Ada CCTV Petunjuk Kuat Pembunuhan Husein Suat di JMP

AMBON, SPEKTRUM – Ada CCTV milik Balai Jalan dan Jembatan yang bisa dijadikan petunjuk kuat pengungkapan kasus pembunuhan salah satu mahasiswa Tehnik Unpatti Ambon, Husen Suat oleh sejumlah gerombolan anak muda.

Dalam rapat Komisi I DPRD Kota Ambon yang turut dihadiri Wakapolres Pulau Ambon dan Pp. Lease, mahasiswa dan kerabat almarhum Husen Suat, di Ruang Paripurna, Balai

Rakyat, Belakang Soya, Ambon, Senin (22/2) kemarin, terungkap adanya CCTV tersebut  yang kiranya dapat dijadikan sebagai bukti kunci kronologis pembunuhan tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes, kepada wartawan, usai memimpin rapat yang juga dihadiri Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisuta itu berharap, pihak Balai dapat turut membantu pihak kepolisian, dalam hal ini, Polresta Pulau Ambon dalam proses penanganan kasus dimaksud.

Baca juga: Respon Demo Mahasiswa, Besok DPRD Kota Ambon Undang Kapolresta

“Tadi dalam rapat, diungkapkan bahwa ada CCTV milik Balai Jalan dan Jembatan yang bertanggungjawab sebagai pengelola JMP. Kantornya dibawah JMP itu. Katanya ada CCTV milik Balai yang ada di posisi tengah JMP. Kita minta, mari kita sama sama membantu kepolisian. Kita berharap itu sebagai bukti dalam penanganan kasus pembunuhan itu,”tuturnya.

Dia menjelaskan, DPRD memang tidak dapat mengintervensi kerja polisi  dalam penanganan kasus tersebut. Namun pihaknya tetap mendorong dan akan mengawal proses penanganannya oleh pihak kepolisian.

“DPRD hanya membahas apa yang menjadi keinginan masyarakat dengan turut mengawal kerja polisi dalam penanganan kasus ini. Agar ada rasa keadilan dan kepastian hukum bagi pihak keluarga,”ujarnya.

Pada prinsipnya, DPRD memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian, yang dalam waktu 8 jam, dapat mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan. Terlepas dari pelaku utama yang belakangan menyerahkan diri.

“Kita mendukung dan mendorong pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus ini,”tandasnya.

Untuk diketahui, agenda rapat yang dilakukan Komisi I, sebagai tindaklanjut dari aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan mahasiswa, Jumat (19/2/2021) di DPRD Kota Ambon yang meminta DPRD Kota Ambon mendesak Polresta Ambon dan PP Lease untuk melakukan rekonstruksi kronologis kejadian di tempat kejadian perkara (TKP), meminta DPRD mendesak Polresta Ambon dan PP Lease lebih serius dalam mengawal setiap kasus yang terjadi, memperketat keamanan dan melakukan patroli demi kondusifitas masyarakat Kota Ambon. (HS-19)

Pin It on Pinterest