Agustus 2, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Obrolan Santai Kemenkumham-Jurnalis Kota Ambon

Obrolan Santai Kemenkumham-Jurnalis Kota Ambon

AMBON, SPEKTRUM – Obrolan santai yang dikemas dalam acara coffe morning, digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar Kemenkumham dan Jurnalis di Kota Ambon. Obrolan pada Jumat (5/2/2021), berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku, dan dihadiri Kakanwil Hukum dan Ham Maluku, Drs. Andi Nurka didamping Kepala Divisi Administrasi, Agung Rektono Seto, Kepala Divisi Imigrasi, Dr. M Yani Firdaus dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Yulius Sahruzah.
Dalam obrolan santai itu, beberapa hal mengenai kinerja Kumham menjadi bahan diskusi, termasuk soal masih beredarnya Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan baru-baru ini.
Yang mana menurut Nurka, pihaknya akan perketat pengawasan agar tidak terulang kejadian dimaksud.
“Memang mereka/petugasnya lebih fokus kedepan, sehingga lengah pada lokasi-lokasi lain, yang mengakibatkan masuknya barang/narkoba ke dalam Lapas. Tapi dengan pengawasan itu, sehingga barang-barang itu akhirnya dapat ditemukan,”katanya.
Sebelumnya, Nurka dalam sambutan pembukaan coffe morning mengatakan, pers selalu memberikan informasi yang transparansi disegala lini. Untuk itu, selain sebagai peyalur informasi, pers/jurnalis diminta turut mengawal Kemenkumham Maluku dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.
“Dengan itu, kami mengundang Pers/Jurnalis sebagai pemberi informasi kepada masyarakat, untuk bersama-sama kita membahas tentang isu-isu yang berkembang terkait kinerja Kementerian Hukum dan HAM,”ujar Nurka.
Dalam kaitan dengan itu, kegiatan ini juga berhubungan dengan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Fabruari 2021. Yang mana belum lama ini, Kementerian Hukum dan HAM telah bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat untuk menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “regulasi negara dalam menjaga keberlangsungan media mainstream diera disrupsi medsos”. Dimana hasil dari seminar tersebut, akan dilaporkan kepada Presiden, terkait kendala yang dihadapi didunia Pers. Artinya, apabila bertahan dilonvensional, maka pers akan tergeser oleh waktu dan perkembangan teknologi. Dengan itu, relevansi Undang-Undang nomor 40 Tahun 1999 yang menyandang 5 fungsi, yakni fungsi informasi, kontrol sosial, pendidikan, hiburan dan ekonomi. Apakah masih relevans agau tidak.
“Dari 5 pilar diatas, untuk saat ini apakah masih relevans dengan perkembangan teknologi?. Dengan itu. Kumham Maluku menggandeng Pers/Jurnalis untuk sama-sama mengkntrol dan mendukung kinerja yang baik dari Kumham,”tuturnya.
Tidak lupa, pada kesempatan itu, Nurka berterima kasih dan memberikan apresiasi bagi pers yang selama ini berkontribusi aktif dalam pemberitaan terkait kinerja Kemenkumham. Diharapkan, Pers dan Kumham dapat berkolaborasi, berkoordinasi dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik sesuai tuntutan masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin, agar sinergitas tetap terjaga dan berkelanjutan,”harapnya. (HS-19)

Pin It on Pinterest