Connect with us

Berita Utama

Oknum Polisi Selundupkan 668 Kilogram Merkuri

Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febri Kusumaatmadja sedang menunjukkan barang bukti kepada pers

NAMLEA, SPEKTRUM – Oknum polisi pangkat Aiptu berinisial “AT” menyelundupkan bahan kimia berbahaya jenis merkuri sebanyak 668 kg.

Satreskrim Polres Pulau Buru berhasil mengungkap kasus penyelundupan tersebut berkat laporan  masyarakat yang direspon dan ditindaklanjuti.

Menurut  Kapolres Pulau Buru, AKBP Egia Febry Kusumaatmadja saat jumpa pers di Mapolres, Rabu siang (3/2/2021), Aiptu “AT” bertugas di Kompi 3 Yon A Pelopor, Polda Maluku di Namlea.

Hadir dalam konferensi pers, Kasatreskrim AKP Handri D Ashari, Kabag OPS AKP Rubben dan sejumlah perwira polisi.

“Kecepatan masyarakat melapor  sangat membantu kecepatan respon polisi untuk bergerak mengungkap kasus ini,”jelas Egia di hadapan para wartawan.

Menurut Egia, pihaknya sangat fokus dengan kegiatan kejahatan lingkungan yang sangat berdampak terhadap kerusakan lingkungan sehingga selalu dilakukan langkah-langkah penertiban.

Saat ini Aiptu “AT” ditahan di Mapolres Pulau Buru. Egia juga menunjukkan sejumlah barang bukti merkuri dalam 17 karton dan tiga jerigen. Merkuri dalam jumlah cukup banyak itu diangkut oleh “AT” menggunakan minibus berwarna putih menuju pelabuhan Namlea dan hendak diselundupkan ke Kendari lewat pelabuhan Bau Bau.

” Ini juga sudah dalam proses sidik.Tersangka tidak bisa kami hadirkan karena sedang menjalani proses pemeriksaan internal Polri,”kata Egia.

Kapolres Pulau Buru sedang menunjukkan foto mobil putih yang digunakan Aiptu “AT” untuk melakukan kejahatan penyelundupan.

Beberapa sumber terpercaya mengungkapkan, Aiptu “AT” ditangkap  14 Januari  2021 lalu di Namlea saat hendak menyelundupkan 668 kg merkuri ke Kendari. Kegiatan “AT” ini konon bukan yang pertama, tapi sudah beberapa  kali dilakukannya. Penyelundupan kali ini, gagal total karena kehadirannya di pelabuhan saat KM Dorolonda sedang merapat di dermaga telah diketahui tim Satreskrim Polres Pulau Buru.

Personil membuntuti mobil putih yang dikemudikan oleh “AT” itu tidak dapat mendekat, sebab oknum Brimob ini mencoba kabur dari dalam komplek pelabuhan.

Masyarakat yang saat itu berjubel di dalam pelabuhan sempat dibikin kaget karena mendengar letusan pistol kurang lebih lima kali dari arah mobil putih yang berada di pintu keluar pelabuhan dan sangat dekat dengan tumpukan kontainer. Mereka melihat mobil itu terus melaju meninggalkan pelabuhan dan diikuti tim dari Polres Pulau Buru. (HS-12)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Utama