Connect with us

AMBOINA

Pemkot Serahkan Bantuan Bagi 29 KUBE

AMBON, SPEKTRUM – Pemerintah Kota Ambon menyerahkan 29 paket bantuan perikanan kepada 29 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang  dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan tahun anggaran 2020. Penyerahan bantuan dipusatkan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Eri, Kecamatan Nusaniwe, Sabtu (23/1/2021).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Kota (Sekot) Ambon, A.G Latuheru didampingi Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Feby Maail beserta camat.

Dalam sambutannya, Sekot meminta agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik dan berkelanjutan untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan nelayan sekaligus akan mendorong peningkatan ekonomi.

“ Jangan sampai alat bantu yang kita berikan hari ini sekejab mata selesai tetapi harus berkelanjutan. Paling penting perawatan. Saat ini banyak mitra kerja yang bisa berkolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat kita,” pintanya.

Sekot juga meminta dukungan dinas koperasi untuk membina kelompok sekaligus menggagas pembentukan koperasi nelayan.

Ia juga meminta dinas tenaga kerja dan dinas kelautan dan perikanan untuk melakukan pendataan tenaga kerja rentan di bidang perikanan untuk mendapatkan jaminan ketenagakerjaan yang difasilitasi oleh pemerintah kota Ambon agar kelompok dalam menjalankan pekerjaannya, dapat dilindungi dari sisi kesehatan dan ketenagakerjaannya..

“ Kalau bisa paling lambat bulan Februari selesai. Manakala ada masalah dengan kesehatan akibat kecelakaan kerja, mereka bisa disantuni. Daripada nanti kemudian, kita tidak minta (terjadi) bapak sekalian bisa terlindungi dengan mendapat bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan daripada harus mengeluarkan biaya sendiri,” ujarnya.

Latuheru juga berpesan agar memperhatikan pengelolaan keuangan kelompok karena bantuan ini untuk kelompok, bukan perorangan. Anggota kelompok harus memahami mana dana kelompok dan mana dana pribadi. Setiap pengeluaran dari kas kelompok, harus dibicarakan dan disetujui anggota kelompok. Ia berharap dinas koperasi membina semua KUBE penerima bantuan.

“ Pengelolaan keuangan usaha bersama ini musti dilakukan. Yang paling utama harus bisa membedakan, mana hasil usaha dan mana hasil usaha sendiri. Hasil usaha kelompok. Harus bisa dibedakan mana uang kas kelompok dan mana uang sendiri,” ungkapnya. (S.17).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in AMBOINA