Connect with us

AMBOINA

Penerapan Prokes di Ambon “Iko Suka”

Ilustrasi Gedung DPRD Kota Ambon

AMBON, SPEKTRUM – Penerapan aturan protokol kesehatan di Kota Ambon, terkesan “iko suka” alias semaunya saja bahkan dinilai tebang pilih. Baru-baru ini, sejumlah Satgas Covid-19 Kota Ambon, terlihat membubarkan masyarakat yang sedang berolahraga di Lapangan Merdeka Ambon.

Padahal, dalam kondisi pandemi saat ini, berolahraga justru baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Menanggapi aksi Satgas itu, Anggota DPRD Kota Satgas Covid-19 keliru dalam menjalankan atau menerapkan aturan Protokol Kesehatan (prokes).

Menurutnya, dalam kondisi saat ini, berolahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus.

“Jadi itu keliru. Mestinya, penegakkan protokol kesehatan itu lebih dipusatkan di kawasan Pasar Mardika, Mall, maupun tempat-tempat keramaian lainnya yang harus dibubarkan. Jangan iko suka,” tandas Julius Joel Toisuta kepada wartawan di gedung DPRD Belakang Soya, Kota Ambon, kemarin.

Politisi Demokrat ini juga meminta, ada arahan dan evaluasi bagi Satgas lapangan dalam menjalankan tugas penegakan Prokes.

Sebab, dengan operasi yustisi dan penegakan lainnya yang difokuskan di jalan-jalan atau pusat kota, justru belum tepat sasaran.

Karena penerapannya hanya pada yang terlihat sepintas, sementara sejumlah lokasi yang merupakan pusat keramaian, tidak disoroti atau bahkan menjadi target penegakan Prokes.

“Saat ini, Kota Ambon dalam posisi zona orange. Maka semangat kerja Satgas Covid-19 juga harus tetap terjaga. Agar Ambon bisa bergeser ke zona hijau,”harapnya.

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Kota Ambon mendatangi lokasi Lapangan Merdeka Ambon dengan menggunakan dua unit mobil milik Pemkot Ambon.

Petugas kemudian secara pakasa membubarkan masyarakat yang sedang berolahraga. Pedagang pun ikut jadi sasaran petugas.

Saat itu, Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19, Richard Luhukay menjelaskan, waktu berolahraga yang baik itu pada pukul 06.00 sampai 18.00 WIT.

“Intinya, kami melakukan penertiban pada pukul 18.00 WIT. Itu untuk menghindari kerumunan dan kita mengendalikan aktivitas-aktivitas masyarakat,”katanya. (S-01)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in AMBOINA