Connect with us

Pilkada

4 Pemda Belum 100% Realisasi NPHD Pilkada

Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian Noervianto. /Istimewa

AMBON, SPEKTRUM – Realisasi anggaran untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di 270 daerah, provinsi serta kabupaten dan kota, untuk KPU sebesar Rp.10,212 Triliun atau 99,76%, Bawaslu Rp. 3,463 Triliun (99,86%), Pengamanan Rp.1,274 Triliun atau 85,17%. Masih sisa empat daerah yang belum 100% transfer ke KPUD, Bawaslu daerah dan PAM.

Kemendagri melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian Noervianto merilis Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kepada KPUD, Bawaslu Daerah dan Pengamanan per 20 Oktober 2020, Pukul 16.00 WIB/18.00 WIT, untuk KPU terdapat 266 Pemda di dalamnya seluruh provinsi yang melaksanakan Pilkada telah 100% transfer ke KPU, dan 4 Pemda yang transfernya di bawah 100%.

“Dari 266 Pemda di dalamnya seluruh provinsi yang melaksanakan Pilkada telah 100% transfer ke KPU. Terdapat 4 Pemda yang transfernya di bawah 100%,” beber Ardian seperti dilansir Pusat Penerangan Kemendagri Kamis, (22/10/2020).

Sedangkan realisasi NPHD untuk Bawaslu daerah terdapat 268 Pemda, di dalamnya seluruh pemda provinsi yang melaksanakan Pilkada juga telah 100% transfer ke Bawaslu, hanya sisa 2 Pemda yang transfernya di bawah 100%.

Berikut Pemda yang belum realisasi mencapai 100% secara keseluruhan, baik realisasi transfer ke KPU dan Bawaslu meliputi:

Provinsi Lampung, yaitu Kota Bandar Lampung (KPU: 92,31% / Bawaslu: 89,47%) yang rencananya akan dilunasi tanggal 2 November 2020; Provinsi Kalimantan Timur, yaitu Kabupaten Paser (KPU: 93,73%), yang akan dilunasi setelah evaluasi APBD-P oleh provinsi rencana pada Bulan Oktober;

Provinsi Papua, yaitu Kabupaten Waropen (KPU: 75,00% / Bawaslu: 82,00%), yang rencananya akan dilunasi secara bertahap di akhir Bulan Oktober dan November; Provinsi Papua Barat, yaitu Kabupaten Raja Ampat (KPU: 80,74%).

Adapun Pemda yang telah realisasi mencapai 100% per hari ini, baik KPU maupun Bawaslu yaitu:

Kabupaten Boven Digoel dari sebelumnya 74,90% dan Kabupaten Raja Ampat dari sebelumnya 73,76%. Sedangkan untuk Bawaslu, yaitu Kabupaten Boven Digoel dari sebelumnya 90,00%.

“Terakhir untuk realisasi transfer pengamanan sudah 180 Pemda, semua provinsi yang melaksanakan Pilkada. Yaitu Provinsi Sumbar, Provinsi Jambi, Kalimantan Tengah, Bengkulu, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tengah, sudah 100% transfer ke pihak pengamanan,” ucap Ardian.

Diketahui, pilkada serentak 9 Desember 2020 dilaksanakan du sebanyak 270 daerah di Indonesia. Untuk Provinsi Maluku ada empat kabupaten yang juga melaksanakan hajatan negara lima tahunan itu. Adalah kabupaten Seram Bagian Timur, Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, dan Buru Selatan. (*/S-14)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pilkada