Connect with us

Pilkada

Kemendagri: Semua Pihak Konsisten Kawal Tahapan Kampanye

Dirjen Adwil Kemendagri, Safrizal. /Foto: Puspen Kemendagri

AMBON, SPEKTRUM – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil), Kemendagri, Safrizal meminta agar semua pihak otoritas di 309 daerah konsisten mengawal jalannya tahapan kampanye Pilkada serentak 2020.

Untuk 309 daerah yakni 9 provinsi, 224 kabupaten, 37 kota dan 39 kabupaten/kota yang tidak melaksanakan Pilkada tetapi provinsinya melaksanakan Pilkada, tetap konsistensi dan semangat mengawal kampanye, dengan berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19 hingga terakhir kampanye, 5 Desember mendatang.

“Karena masa kampanye akan berlangsung cukup lama sampai dengan tanggal 5 Desember, itu kita perlu terus-menerus membina semangat konsisten. Kemudian juga perlu melakukan langkah-langkah untuk mengevaluasi setiap kondisi, memutuskan suatu perkara yang dikira perlu untuk segera diputuskan,” jelas Safrizal dalam Rapat Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kantor Kemendagri, Jakarta, seperti dirilis Puspen Kemendagri, Jum’at, (16/10/2020).

Rapat Anev ini, Kemendagri dan stakeholder terkait membahas sejumlah data temuan hasil monitoring selama tahapan kampanye Pilkada.

Di antaranya: data analisis persebaran Covid-19 di tiap-tiap daerah Pilkada, pelanggaran tahapan kampanye dan pelanggaran lainnya termasuk pelanggaran keramaian atau ketertiban umum.

“Dari data yang dikumpulkan sekarang setelah diterima pendaftaran KPU sebanyak 741 Pasangan calon dengan dua Pasangan calon ditolak untuk mendaftar oleh KPU daerah, ini data update sampai dengan 24 September 2020,” tuturnya.

Ia mengakui, dari hasil evaluasi memang masih terdapat pelanggaran protokol kesehatan, namun pelanggaran itu tidak signifikan. Sehingga ia berharap agar stakeholder terkait dan aparat keamanan dapat menangatasi hal tersebut.

“Tentu Ini catatan bagi penegak disiplin yang ada di daerah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka meminimalisir, mereduksi jumlah pelanggaran yang dilakukan,” timpalnya.

Rapat Anev yang kedua ini diselenggarakan oleh Kemendagri untuk mengevaluasi pelaksanaan tahapan kampanye dalam Pilkada Serentak Tahun 2020.

Rapat tersebut turut dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik dan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, di samping dihadiri secara virtual oleh Plh. Deputi I Poldagri Kemenko Polhukam.

Pula Ketua Bawaslu RI, Plh. Ketua KPU, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Karodalops Sops Polri, Wakil Asisten Operasional TNI, serta diikuti pula secara virtual oleh para kepala daerah yang melaksanakan Pilkada bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten/Kota, para Ketua KPU dan Bawaslu Daerah, Kabinda Provinsi, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Pada kesempatan tersebut, Kemendagri juga mengundang pers secara terbuka untuk ikut menyaksikan melalui live streaming Youtube official Livestreaming Kemendagri.

“Acara ini juga dapat disaksikan atau diikuti pula oleh insan pers sebagai salah satu wujud keterbukaan informasi kita,” kata Safrizal. (*/S-14)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pilkada