Connect with us

Metropolis

Gubernur Dukung Pembangunan Kantor Polda Maluku

Gubernur Maluku Irjen Pol (purn) Murad Ismail, dan Kapolda Maluku dalam acara Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan Konstruksi Gedung dan Fasilitas Umum Polda Maluku

AMBON, SPEKTRUM – Markas Polda Maluku akan pindah menempati lahan seluas 5 hektare di kawasan Pantai Tantui Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Setelah seluruh infrastruktur penunjang dibangun, maka Mapolda Maluku akan pindah ke Tantui.

Pembangunan Mapolda Maluku yang baru di Tantui itu ditandai dengan pemancangan tiang pertama pembangunan konstruksi gedung dan fasilitas umum Polda Maluku oleh Gubernur Maluku, Gubernur Maluku Murad Ismail, akhir pekan kemarin.

Pemancangan tiang pertama ditandai penekanan sirine oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, Kapolda Irjen Baharudin Djafar dan Manager Biro Engineering dan BIM PT Adhi Karya, Wikrama Wardana.

Pembangunan mega proyek ini dikerjakan PT Adikarya, sejak 24 Juli 2020 hingga 19 Juli 2021. Hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Jan de Fretes, petinggi PT Bennatin Surya Cipta dan PT Deta Decon.

Murad Ismail yang juga mantan Kapolda Maluku mengatakan, memiliki kantor yang representatif adalah bagian dari proses mendorong peningkatan kinerja sebuah institusi.

Gubernur menyambut positif pembangunan gedung itu dan percaya, dengan dibangunnya kantor dan fasilitas umum Mapolda Maluku, akan terjadi peningkatan sumberdaya, kinerja dalam pelayanan kepolisian.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku dan pribadi, saya menyambut positif dan menyampaikan terima kasih atas dibangunnya gedung ini,” ucapnya.

Gubernur menjelaskan, kondisi Maluku yang aman dan kondusif berdampak pada terselenggaranya sejumlah agenda lokal maupun nasional dalam beberapa tahun terakhir dengan sukses di Maluku, tanpa gangguan keamanan atau kendala lainnya.

Kesuksesan tersebut, kata mantan Komandan Korps Brimob Polri ini, tentu didukung peran kepolisian, dibantu jajaran TNI dan pihak terkait dalam menciptakan kondisi keamanan di masyarakat.

“Kita bersyukur bahwa kondisi dan stabilitas keamanan di Maluku, dalam beberapa tahun terakhir semakin kondusif,” jelasnya.

Namun demikian, lanjutnya, dalam beberapa tahun kedepan, pemerintah maupun masyarakat akan menghadapi dinamika sosial dan politik yang dinamis dan cepat berubah, serta tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Atas dasar ini, peran kepolisian yang profesional dan kuat akan semakin diperlukan dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, Maluku dikenal sebagai provinsi kepulauan dengan luas wilayah administratif 712.479 km2. Terdiri luas laut 92.4 persen dan daratan hanya 7.6 persen serta 1340 ribu pulau tersebar ke perbatasan negara. Maka sudah selayaknya, Maluku memiliki kepolisian yang kuat, profesional dan berwibawa,” lanjutnya.

Menurutnya, kepolisian harus memastikan, bila pelayanan serta jaminan keamanan dan ketertiban dapat dirasakan masyarakat Maluku termasuk penduduk yang bermukim di daerah pelosok termasuk di pulau-pulau terpencil.

Untuk itu, diharapkan dengan dibangunnya pembangunan Mapolda Maluku, akan lebih memaksimalkan dan memperluas pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah, tentu akan mendukung kepolisian dalam penegakan hukum dan kamtibmas,” tukasnya.

Kapolda: Warisan Tarbaik

Pemancangan tiang pertama pembangunan markas Polda Maluku yang terletak di lahan reklamasi itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur dan Kapolda, akhir pekan kemarin.

Kantor dan fasilitas umum Polda Maluku dibangun di atas lahan seluas 5 hektar, pesisir pantai Tantui yang dihibahkan oleh Pemda Maluku, anggaran pembangunannya bersumber dari APBN Tahun 2020 senilai Rp. 64 miliar lebih (44 persen), dan 2021 senilai Rp.75 miliar lebih (56 persen).

Pembangunan ini dikerjakan oleh PT. Adikarya Persero dengan nilai kontrak Rp. 135 miliar lebih selama 345 hari terhitung sejak 24 Juli 2020 hingga 19 Juli 2021.

Kapolda Maluku, Irjen Pol. Baharudin Djafar mengatakan melalui pembangunan Mapolda, dia ingin meninggalkan warisan yang terbaik di Maluku bagi generasi penerus. Apalagi masa tugasnya sebagai seorang polisi akan berakhir dalam empat bulan kedepan.

“Tinggal 4 bulan lagi saya jadi polisi, kami ingin meninggalkan warisan yang terbaik,”ucapnya saat menyampaikan sambutan pada Ground Breaking Ceremony Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Gedung dan Fasum Kantor Polda Maluku.

Ia berharap, dalam penggunaan anggaran untuk pembangunan Mapolda Maluku ini berjalan lancar tanpa meninggalkan permasalahan dikemudian hari. “Setelah saya pensiun, saya harap tidak dipanggil-panggil karena ada kesalahan dalam pembangunan ini,”sambungnya.

Selain itu, dia mengingatkan kepada pihak perusahan yang menangani pembangunan Mapolda Maluku itu agar mengutamakan keselamatan dalam bekerja serta mengedepankan protokol kesehatan.

Kapolda juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Gubernur Maluku yang terus memberikan dukungan untuk pembangunan kantor Mapolda Maluku ini.

“Saya selaku pengguna anggaran dan user daripada bangunan Mako ini sampaikan terimakasih kepada Gubernur kami sangat respek dan hormat. Kami ingin memberikan legasi warisan yang terbaik bagi semua polisi-polisi yang ada di Maluku ini,”imbuhnya. (S-16/S-07)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metropolis