Connect with us

Metropolis

Simpang Siur Penangkapan Anggota DPRD

Ilustrasi. /net

AMBON, SPEKTRUM – Dugaan penangkapan oknum anggota DPRD Buru yang santer terdengar. Penangkapan ini telah dibantah oleh Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease. Karena itu, kabar ini pun menjadi simpang siur.

Sesuai pernyataan Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat, Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Cahyo Hutomo, termasuk Kasat Reserse Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease AKP Jufry Djawa bahwa tidak ada penangkapan oknum anggota dewan itu.

Yang ada hanyalah penangkapan seorang tenaga honorer Pemerintah Kabupaten Buru berinisial MRD. Meskipun tak dijelaskan secara detail proses penangkapan tersebut.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku melalui Kepala Seksi Pemberantasan Lulu Latuconsina, tidak membenarkan juga mengiyakan penangkapan, tapi dia mala menanyakan sumber penyebaran informasipenangkapan tersebut.

“Itu sumber dari siapa. Anda jangan berasumsi ya,” tegas dia ketika dikonfirmasi melalui seluler, Rabu, 16 September 2020.

Saat ditanyakan kedua kali via pesan WhastApp, Lulu enggan berkomentar. Ia beralasan kalau itu bukan kewenangannya menjelaskan ada atau tidak penangkapan itu.

“Beta (saya) tidak berkompeten untuk jawab itu. Kalau di lapangan beta rasa dong (wartawan) lebih tahu,” katanya melalui pesan WhastApp.

Sebelumnya, beredar kabar oknum anggota DPRD asal Partai Gerindra, ditangkap oleh personel Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease. Ia diringkus di salah satu wilayah di Kota Ambon. (S-07)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metropolis