May 7, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Penutupan Wisuda Unpatti Pakai Sistim ‘Drive Thru’

Penutupan Wisuda Unpatti Pakai Sistim ‘Drive Thru’

AMBON, SPEKTRUM – Tetap menggunakan sistim ‘drive thru’, demi mengutamakan standar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini. Wisuda Unpatti Ambon hari ketiga, Kamis, (17/9/2020), terhadap mewisudakan 392 sarjana, di 6 (enam) fakultas.

Keseluruhan yang telah diwisudakan, baik Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3) sebagnyak 1.177 sarjana. Yang dilakukan dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti, dalam rangka Dies Natalis ke-57 dan Wisuda Sarjana Profesi Dokter, Profesi Guru, Magister dan Doktor Periode I 2020, sejak tanggal 15-17 September 2020.

Kesempatan itu juga dilakukan penyerahan alumni Unpatti, yang diwakili Drs. Djamal Rahawarin, M.Si, sebagai penanggungjawabnya, dan disaksikan Rektor, Prof. Dr. M. J. Sapteno, SH.M.Hum dan seluruh civitas akademik Universitas Pattimura (Unpatti), dengan membacakan ikrar alumni.

Di hari ketiga wisuda Unpatti terhadap Fakultas Ekonomi 113 sarjana, Fakultas Pertanian 73 sarjana, Fakultas Kedokteran 71 sarjana, Fakultas MIPA 41 sarjana, Fakultas Teknik 37 sarjana, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 75 sarjana. Sedangkan untuk Pascasarjana (S2) 117 orang termasuk S3, Doktor 2 (dua) orang.

Proses wisuda dengan sistim ‘drive thru’ selama tiga hari berlangsung di auditorium kampus tersebut. Dipimpin langsung rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof Dr. M. J. Sapteno, SH.M.Hum.

Hari kedua, Rabu, 16 September 2020 dilakukan wisuda kepada Fakultas Keguaruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 441 sarjana. Sedangkan di hari pertama, dilakukan kepada Fakultas Hukum 108 sarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 115 sarjana, FISIP 99 sarjana dan Fakultas Pertanian 73 sarjana.

Karena menurut Ketua Senat Unpatti, Dr. Mon Nirahua, SH.MH dalam arahannya mengatakan, wisuda April lalu harus ditunda, lantaran anjuran Pemerintah mengenai Covid-19, juga turut berpengaruh pada dunia pendidikan.

“Jadi wisuda sarjana profesi dokter, profesi guru, magister dan doktor periode I 2020 ini, baru bisa dilakukan saat ini (Kamis, 17/9/2020-red), karena pandemi virus corona. Dilakukan Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti, dalam rangka Dies Natalis ke-57 bagi para wisudawan. Jerih payah orang tua baru dapat terbayar saat ini,” kata Ketua Senat Unpatti, Nirahua.

Keunikan lain dari wisuda Unpatti kali ini adalah, dilakukannya selama tiga hari atau sistim ‘drive thru’ dari 15-17 September 2020.

“Kami tetap menjalankan anjuran pemerintah dengan mengutamakan standar kesehatan di tengah panddemi Covid-19 ini. Dan Unpatti melaksanakan wisudah secaraa ‘drive thru’ selama tiga hari berturut-turut, dari 15-17 September 2020,” imbuhnya.

Sedikit gambaran, selama ini para wisudawan/wati berada dalam ruang bersama para orang tua, dan Rektor, Dekan dan civitas akademika lainnya di podium dan dalam ruangan. Namun, kali ini, mahasiswa dan orang tua di luar ruangan, tapi berada di masing-masing Fakultas dan tetap memperhatikan standar kesehatan. Hanya Rektor, Dekan dan civitas akademik di pudium, dan setiap wisudawan satu per satu datang dan maju, untuk dikukuhkan dengan pemindahan tali wisuda oleh Rektor Unpatti.

Merupakan rutinitas setiap tahun ditorehkan Unpatti Ambon. di periode I 2020 ini Unpatti mewisudakan 1.177 mahasiswanya, sampai predikan cumlaude diraih para mahasiswa berprestasi di bidangnya dan Fakultas masing-masing. Begitu juga lulusan S2 atau Magister dan S3 atau Doktor. Walau di tengah pandemi Covid-19, namun ada sisi positif dan prestasi diraih.

Sementara itu, Rektor Unpatti, Prof. Dr. M. J. Sapteno, SH.M.Hum meminta kepada para wisudawan/ti untuk lebih berperan aktif di masyarakat, untuk menciptakan lapangan pekerjaan, dan tidak tergantung menjadi PNS.

“Masih banyak pekrjaan yang menghasilkan uang. Saya berharap, wisudawan Unpatti mampu melihat peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Wisuda ini merupakan titik awal untuk memulai hal baru. Pekerjaan tidak selalu di pemerintahan, justeru membuat sebanyak lapangan pekerjaan ke masa depan,” kata Sapteno.

Rektor Unpatti mengaku, beberapa waktu lalu, dirinya baru saja melakukan penandatanganan MoU dengan Dirjen Dikti, untuk pengembangan pendidikan Unpatti ke depan. Karena peluang itu akan berdampak pada Unpatti lebih baik, untuk pembangunan Indonesia.

Selain itu, dirinya mendapat informasi dari pusat, lulusan Unpatti kurang lebih 80 persen setiap tahunnya belum mendapat kesempatan di dunia kerja. Baik itu di pemerintahan maupun di dunia usaha.

“Saya meminta kepada para lulusan, ke depannya menciptakan lapangan pekerjaan sebanyaknya. Dengan begitu, 80 persen angka kesempatan kerja akan menurun. Unpatti menjadi bangga dengan terciptanya lapangan pekerjaan. Bahkan membuka lapangan usaha bagi banyak generasi bangsa di Maluku,” akuinya, sembari berharap, para wisudawan/ti terus membanggakan para orang tuanya.

Dirinya mengaku, pengaruh pandemi Covid-19 ini sampai ke dunia Perguruan Tinggi termasuk Unpatti sendiri. Karena Unpatti harus menunda wisuda para April 2020 lalu, dan baru dapat dilaksanakan September ini.

Sejalan dengan itu, Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya dibacakan Wakil Gubernur Maluku, Barnabas N. Orno menyampaikan, Pemerintah Maluku turut bangga dengan torehan prestasi yang diraih Unpatti, karena banyak mahasiswa mencapai nilai cumlaude.

“Sebuah kebanggaan tersendiri yang diraih para mahasiswa selama di bangku kulian. Nilai membanggakan orang tua yang dibuat anak-anak di bangku pendidikan Unpatti. Walau pandemi Covid-19, Unpatti bisa mewisudakan orang-orang masa depan harapan bangsa di Maluku. Lulus dari Unpatti adalah awal untuk memulai hal baru di masyarakat,” kata Wakil Gubernur Maluku, Barnabas N. Orno melalui pesan virtualnya.

Orno juga meminta kepada para lulusan Unpatti, agar bisa bersaing dengan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah, untuk mengaplikasikan dalam pembangunan daerah, bangsa dan negara.

“Walau pendemi Covid-19 masih ada, semangat dan kerja keras masyarakat, terutama masyarakat terpelajar bisa berkontribusi untuk daerah dan negara. Jangan kecewakan harapan para orang tua yang bersusah payah membiayai kuliah selama ini. Harapan besar masih menanti di depan, untuk membangun Maluku lebih baik,” imbuhnya.

Wisuda digelar dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Unpatti, Dalam Rangka Dies Natalis ke-57 dan Wisuda Sarjana Profesi Dokter, Profesi Guru, Magister dan Doktor Periode I 2020, berjalan lancar dan aman.(S05)

Pin It on Pinterest