Connect with us

AMBOINA

3.503 UMKM di Ambon akan Terima Bantuan Uang Tunai

Rapat Koordinasi DPRD dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ambon, Selasa (8/9/2020)

AMBON, SPEKTRUM – Sebanyak 3.503 pelaku UMKM di Kota Ambon, akan menerima bantuan uang tunai dari Presiden melalui Kementrian Koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ambon, Marthen Kailuhu kepada wartawan usai rapat koordinasi bersama Komisi II DPRD, di ruang Paripurna Utama DPRD Kota Ambon, Selasa (8/9/2020) menjelaskan, hingga saat ini data pelaku UMKM yang telah dikirim ke Kementrian Koperasi, sebanyak 19.784 orang.
Data itu diperoleh dari Desa/ Kelurahan di Kota Ambon.

“Datanya disampaikan lewat Pemerintah Desa dan Kelurahan, kemudian RT ditugaskan untuk mendata. Data itu disampaikan ke dinas untuk diteruskan ke Kementrian, dan selanjutnya akan diverifikasi. Tetapi dalam waktu dekat ini, dari data yang dikirim, tahap pertama 3.503 pelaku UMKM akan menerima bantuan itu. Penyalurannya melalui bank BRI,”jelas Kailuhu.

Bantuan yang diterima lanjutnya, hanya satu kali yang totalnya sebesar Rp. 2.400.000 per orang.

Sementara soal kuota pelaku UMKM untuk Kota Ambon, Kailuhu mengatakan, tidak ada kuota maupun batasan bagi pelaku UMKM untuk menerima bantuan itu.

Hanya saja, data pera pelaku usaha itu akan diverifikasi oleh Kementrian Koperasi. Sehingga tidak menutup kemungkinan, jika ada yang dianggap tidak layak menerima bantuan tersebut.

“Soal kapan 3.503 itu akan menerima, bole ditanyakan ke BRI, kapan mereka siap untuk menyalurkan dana itu,”ujarnya.

Mengingat ini adalah bantuan Presiden untuk kebutuhan produktif, maka diharapkan bagi yang akan menerima bantuan tersebut, tidak mempergunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Ambon, Ricky Helehala menambahkan, bahwa rapat tersebut untuk memantapkan kesiapan input data penerima bantuan.

“Sampai saat ini, data 19.783 sudah dikirim. Kami akan dorong supaya bantuan ini tepat sasaran, jangan sampai penggamalam BLT kemarin terulang lagi pada bantuan UMKM ini. Dan kami akan terus berkoordinasi sehingga bantuan ini dapat terealisasi,”harapnya.

Dikatakan, jumlah itu akan terus naik, mengingat tidak ada batasan dari Kementrian bagi pelaku UMKM di Kota Ambon yang akan mendaftar sebagai calon penerima bantuan tersebut.

“Karena ini bertujuan untuk pemulihan ekonomi di Indonesia, terutama Kota Ambon yang terdampak Covid-19,”katanya. (S-01)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in AMBOINA