Connect with us

Politik

PKB-Perindo Minta Sekwan Ambon Diganti

Kantor DPRD Kota Ambon di Belakang Soya Kecamatan Sirimau Ambon, Maluku. /dok

AMBON, SPEKTRUM – Fraksi PKB dan Perindo meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) pada kantor DPRD Kota Ambon, Eky Silooy, harus diganti. Selain itu kesektariatan dewan membutuhkan penyegaran, mengingat Silooy sudah terlalu lama menduduki jabatan Sekwan.

“Ini untuk kesekian kali saya bicara. Saya minta Wali Kota segera ganti Sekwan, karena selama ini, DPRD itu tidak difasilitasi dengan baik,”ujar Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kota Ambon, Gunawan Mochtar, kepada Wartawan di Balai DPRD Kota Ambon, Senin (10/8/2020).

Diungkapkan, Sekfetariat DPRD memiliki mata anggaran yang cukup besar, namun untuk hal hal kecil seperti anggaran rapat, makan-minum, pengadaan wifi, pengadaan printer, kertas dan komputer pada masing-masing ruangan komisipun, masih dikebiri.

“Kita punya mata anggaran banyak, mulai dari anggaran rapat dan sebagainya amburadur. Masalah wifi saja kita dikomisi ini tidak ada, makan-minum, dan masih banyak. Kita lihat fasilitas seperti printer dan komputer bahkan kertas itu ruangan ganti ruangan. Padahal anggaran banyak itu,” kata Gunawan.

Segala persoalan ini lanjutnya, akan dipaparkan dalam kata akhir fraksi nantinya. Termasuk dengan usulan pergantian Sekwan DPRD Kota Ambon.

“Akan kita paparkan dalam kata akhir fraksi nantinya. Sekwan sudah harus diganti, Sekwan ini sudah terlalu lama,”katanya.

Hal senada dikatakan Hary Putra Far Far. Menurutnya, masalah pergantian Sekwan merupakan hak Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy. Namun akan menjadi perhatian Fraksi Perindo kedepan untuk merekomendasikan proses pergantian posisi tersebut.

“Kalau kedepan kita lihat Sekwan masih mengkebiri hak hak dewan, maka akan menjadi rekomendasi juga dari fraksi Perindo untuk menindaklanjuti soal Sekwan sebagai tangan Pemkot dilembaga ini. Memang banyak hak-hak kami (dewan) yang dikebiri, tapi itu masalah internal, tapi itu nanti kita selesaikan secara internal,” tandasnya. (S-01)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Politik