Connect with us

Daerah

Masyarakat KKT Diminta Jangan Jual Lahan

Anggota Komisi VII DPR RI asal Maluku, Ny. Saadiah Uluputty

Saadiah Uluputty : Pemkab KT Edukasi Masyarakat dan Siapkan Konsultan

AMBON, SPEKTRUM – Anggota Komisi VII DPR RI, Saadiah Uluputty meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) mengedukasi serta membangun komunikasi dengan masyarakat agar tidak menjual lahan yang masuk lokasi pembagunan kilang gas alam cair (LNG) Blok Masela, kepada pemodal.
“Alangkah baiknya masyarakat cukup menyewakan saja, dengan begitu mereka (masyarakat) tidak kehilangan hak atas tanah-tanahnya,” kata Saadiah kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Selasa (28/07/2020).

Saadiah bahkan meminta agar Pemkab KT menyiapkan konsultan guna membantu masyarakat mempersiapkan sumber daya mereka.
“Konsultan akan mempersiapkan mereka dari sisi manajemennya, lay outnya seperti apa? sehingga masyarakat tidak menjadi penonton di negeri sendiri nantinya,” kata Saadiah.

Untuk itu tambah Saadiah, harus ada transparansi terkait rencana tata ruang untuk produksi, lokasi pengembangan perusahaan, lokasi pengembangan usaha masyarakat, dan lainnya.
“Hal ini dimaksudkan agar masyarakat mempersiapkan diri, baik itu mempersiapkan skill terkait dengan pengelolaan pasca produksinya, ketrampilan, dan sebagainya,” jelas mantan anggota DPRD Maluku ini.

Sebab, tambah Saadiah selain pengelolaan Migas ada juga pengelolaan sektor ekonomi.
“Dan sektor inilah yang harus dimanfaatkan masyarakat setempat, untuk itulah pemerintah kabupaten, harus bisa memberikan bantuan pendampingan, pembinaan kepada masyarakat sehingga bisa memicu pertumbuhan ekonomi disana,” tambahnya.

Jika hal ini berjalan kata Saadiah, maka nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat sekitar dapat dioptimalkan. “Jangan sampai masyarakat menjadi penonton di daerahnya sendiri, karena ketidaktahuannya. Nah itulah tugas pemerintah untuk mengedukasi,” kata Saadiah mengingatkan. (S-16)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daerah