Connect with us

Ragam

Kabupaten Kepulauan Tanimbar Tapaki New Normal Life

Kota Saumlaki

13 Juli Aktifitas Belajar Mengajar Dimulai

SAUMLAKI, SPEKTRUM – Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) mulai menapaki New Normal Life.
Ini ditandai dengan dimulainya aktifitas belajar mengajar dimulai pada13 Juli 2020.
Demikian dikemukakan Bupati KT, Petrus Fatlolon saat rapat bersama yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KKT bersama seluruh Kepala SD dan SMP Penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan BOS Kinerja di KKT tahun 2020, Kamis (09/07/20) di Kota Saumlaki.

“Walau begitu, ada hal-hal yang harus dipersiapkan pihak sekolah, salah satunya, mempersiapkan fasilitas dalam rangka melaksanakan protokoler kesehatan,” kata Fatlolon.

Selain itu, hal lain yang harus dipersiapkan kata Fatlolon diantaranya menata ruang belajar agar jangan sampai para siswa duduk berdekatan.
“Syarat berikutnya, di sekolah-sekolah tidak boleh ada kantin, selama masa New Normal Life, kurangi jam belajar mengajar setidaknya empat jam dari sebelumnya, dan tidak ada jam istirahat,” jelasnya.

Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon

Bupati juga minta, agar jika ruang belajar tidak mampu menampung siswa dalam satu kelas, bisa dilakukan dua sift yakni pagi dan siang.
“Atau sekiranya belum bisa menampung juga, pihak sekolah perlu berkoordinasi dengan pemerintah desa, untuk menggunakan balai desa atau bangunan lainnya,” katanya.

Untuk diketahui, Bupati Kepulauan Tanimbar, berkomitmen memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Duan Lolat.
Menurutnya, prestasi zona hijau yang dialami saat ini, merupakan buah kerja-kerja keras semua pihak, termasuk para guru, kepala sekolah yang gigih sampaikan informasi kepada masyarakat.
“Semua pihak giat mensosialisasikan tentang upaya memutuskan covid-19 di lingkungan, sehingga masyarakat sudah mulai sadar, dan patuh terhadap seluruh protokoler kesehatan, mulai dari Molu Maru sampai di ujung Selaru,” kata Fatlolon.

Bahkan tambahnya, masyarakat tidak segan-segan mengkritisi kerja Gugus Tugas. Itu berarti, masyarakat begitu peduli terhadap kesehatan, peduli terhadap gerakan bersama untuk memutus mata rantai covid-19 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Bila dibandingkan sebelumnya, seluruh jalur transportasi ditutup, belajar dari rumah, berkantor dari rumah, kegiatan kemasyarakatan dikurangi. Tetapi dengan diberlakukannya new normal life tersebut, transportasi laut dan udara dapat dibuka, dengan tetap terkontrol penuh dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ingatnya. (*/S-16)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ragam