Connect with us

SOROT

Tiga Tahun, Kasus Pembunuhan Pengacara di Malra Mandek

Maikel Maturbongs, Anak dari Almarhum Jose K Maturbongs

MALRA, SPEKTRUM – Tiga tahun lamanya kasus pembunuhan salah satu pengacara di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Provinsi Maluku, proses hukumnya tak berkembang alais mandek di meja penyidik Polres Maluku Tenggara. Korban adalah Jose K Maturbongs.

Peristiwa pembunuhan terjadi pada 24 Oktober 2017 silam. Diduga ditutupi penyidik. Sejak 2017 hingga 2020 ini, kasus tersebut mengendap di meja penyidik Polres Malra. Belum ada kejelasannya. Akibat belum ada kepastian hukum, anak almarhum dan keluarga pun menyoali kinerja pihak Polres Malra.

Maikel Maturbongs, salah satu anak dari almarhum Jose K Maturbongs kepada Spektrum, Selasa (30/06/2020) mengaku, dia dan keluarga telah berulangkali menanyakan perkembangan (proses hukum) oleh Polres Malra terhadap pelaku yang membunuh ayahnya. Anehnya, mereka belum juga mendapatkan titik terang.

Dia menuturkan, Kamis (11/06/2020) , pihak keluarga bersama Perangkat Desa Ohoi Kolser bertemu langsung dengan Kapolres Malra, AKBP Alfaris Pattiwael guna menanyakan kelanjutan penyelidikan kasus tersebut.

“Kapolres berjanji dan serius akan membuka kembali kasus ini,” ujar Maikel Maturbongs.

Maikel dan kekuarganya hanya berharap, pihak Polres Malra segera mengungkap pelaku pembunuh ayahnya, yang mana disebut orang tidak dikenal itu, untuk selanjutnya di proses hukum hingga ke meja hijau.

“Intinya kami keluarga meminta kasus ini bisa diselesaikan. Sebab prosesnya sudah sangat lama. Kami keluarga butuh kepastian hukum dan keadilan,” tegas Maikel.

Sebelumnya, kasus kematian Almarhum, dilaporkan anak korban, Maikel Masturbongs dan sudah diterima Polres Malra dengan Nomor B/316/XI/2017/Reskrim yang ditandatangani oleh Ajun Komisaris Polisi. Izaac Risambessy. Namun hingga kini, polisi belum berhasil mengungkap pelaku pembunuhan.

Almarhum ditemukan oleh beberapa orang dalam kondisi berlumuran darah, dan meninggal dunia, jaraknya tidak jauh dari tempat ibadah pada desa tersebut. (S-01)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in SOROT