Connect with us

Berita Utama

Gubernur Maluku Ajak Forkopimda Tinjau Pos Perbatasan

Gubernur Maluku didampingi Kapolda meninjau Pos Perbatasan di Negeri Hunuth Kecamatan Teluk Kota Ambon

AMBON, SPEKTRUM – Sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kota Ambon, Gubernur Maluku, drs. Murad Ismail mengajak Forkopimda Maluku meninjau pos perbatasan Kota Ambon – Maluku Tengah, Rabu (24/06/2020).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Maluku mengajak pula Walikota Ambon dan Wakil, Richard Louhenapessy-Syarief Hadler serta Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua.
“Ini Forkopimda plus karena ada Walikota Ambon dan Bupati Malteng,” kata Guberbur Maluku, Drs. Nurad Ismail kepada wartawan di Pos Perbatasan Desa Hunuth Kecamatan Teluk Kota Ambon, Rabu (24/06/2020)

Lokasi pertama yang dituju adalah Pos Perbatasan di Dusun Larier Negeri Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon.
Di Pos Perbatasan ini, Gubernur mendapat masukan jika ada warga Maluku Tengah yang dikembalikan lantaran tidak lengkap identitasnya serta ada juga warga yang langsung dibawa ke Puskesmas terdekat setelah dicek suhu tubuhnya.
“Setelah berkunjung di dua pos ini kita dapatkan jawaban dan sesuai dengan yang kita harapkan. Misalnya di Passo tadi ada beberapa puluh orang yang dikembalikan dan ada yang suhu badannya tinggi langsung dibawa ke Puskesmas,” kata Gubernur.

Sedangkan di perbatasan Hunuth, Gubernur juga dilaporkan bahwa dalam satu hari ini orang yang melintasi jalur ini ada sekitar 3.000 yang masuk dan keluar Kota Ambon dan Malteng.
“Pada hari ini hanya dua orang yang dikembalikan lantaran tidak ada keterangan identitas yang lengkap. Namun saya sama seluruh Forkopimda Maluku bersyukur lantaran masyarakat sudah mulai sadar bahwa penetapan PSBB ini sangat baik untuk pencegahan Covid-19 di Maluku dan sekitarnya,” katanya tersenyum.

Menurutnya, jika semua orang punya kesadaran seperti ini maka dua minggu ke depan tidak ada lagi PSBB.
“Apapun alasannya, suka atau tidak suka saya akan membantu kabupaten dan kota apabila ada kabupaten dan kota yang mau laksanakan PSBB, karena yang tahu dan bisa mengatakan bisa dilaksanakan PSBB suatu daerah adalah kepala daerah. Saya adalah payung bagi 11 kabupaten dan kota, mau tidak mau ada kabupaten mana saja yang mau berlakukan PSBB kita langsung bantu,” tegasnya.

Bahkan gubernur memberikan apresiasi kepada beberapa desa di Kota Ambon yang masyarakatnya tudak terpapar covid-19.
“Saya tanya walikota katanya ada beberapa desa yang tidak sama sekali terpapar covid-19 dan kita akan berikan reward ke desa tersebut,” janjinya. (S-16)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Utama