Connect with us

Berita Utama

Wagub Dibalik Demo HMI-GMKI?

Puluhan pemuda di kediaman Wakil Gubernur Maluku, Karang Panjang Ambon

AMBON, SPEKTRUM – Siapa aktor dibalik aksi demo GMKI dan HMI ke Kantor Gubernur, mulai terbuka. Titik awal gerak aksi, justeru menjadi bukti kuat keterlibatan salah satu orang kuat di Maluku. Sejumlah Mantan Calon siswa TNI-AD yang tak lolos, dipengaruhi untuk terlibat dalam aksi ini.

Kemarin siang, puluhan massa dari HMI dan GMKI datang berdemo di depan kantor Gubernur Maluku. Di tengah demo, Sekda Kasrul Selang meminta perwakilan untuk berdiskusi. Massa tolak ajakan itu. Mereka akhirnya diperbolehkan masuk ke pekarangan kantor Gubernur.

Saat demo di Kantor Gubernur Maluku

Massa tetap memaksa bertemu gubernur. Gubernur tak ada. Massa kemudian bergegas ke kediaman Gubernur Murad Ismail di Wailela. Namun puluhan mantan Casis dari MBD, Kepulauan Aru, menolak. Bagi mereka, bertemu dengan Sekda sudah mengakomodir kepentingan kembali ke kabupaten asal.

Massa GMKI dan HMI yang ke kediaman Gubernur, disambut ajudan dan para pengawal. Mereka berkomunikasi dengan Gubernur. Gubernur mempersilakan masuk untuk berdialog. Tapi hanya perwakilan massa. Anehnya, mereka lagi-lagi menolak berdialog.

Tak lama kemudian, datang polisi untuk membubarkan massa. Massa bubar, tersisa fakta baru ditemukan Spektrum. Ada cerita soal pertemuan Wagub Barnabas Orno dengan sejumlah elemen mahasiswa yang diduga dari GMKI. Pertemuan sudah berlangsung beberapa kali. Puncaknya sehari sebelum pelaksanaan demo berjalan.

Ratusan pemuda yang rencananya akan menggelar aksi di kediaman.pribadi Gubernur Maluku dibubarkan aparat kepolisian

Pertemuan ini juga diperkuat dengan informasi dari beberapa peserta demo, yang dipaksa ikut dalam aksi itu. Beberapa hari sebelum demo digelar, puluhan mantan Casis ini dipanggil ke kediaman Wagub di Karang Panjang. Pertemuan itu dihadiri Isteri Wagub, Isteri Aleka Orno (Ipar Wagub). Terlihat juga Aleka Orno.

Usai pertemuan para mantan Casis yang juga ikut berdemo, Jumat (19/6), mengaku melihat ada sejumlah mahasiswa yang kemudian masuk bertemu dengan isteri Wagub, termasuk Aleka. Namun mereka tak mengetahui, apa yang dibicarakan.

Sehari sebelum demo berlangsung, ada pertemuan di kantor GMKI. Disana ada sejumlah pengurus HMI. Koordinator mantan Casis juga dipanggil untuk ikut dalam pertemuan. Tujuan mereka berbeda. Puluhan mantan Casis ini hanya ingin pemerintah Provinsi mengembalikan mereka ke kabupaten asal.

Sejumlah pemuda di ruang tamu kediaman Wakil Gubernur Maluku

Sementara, agenda besar GMKI dan HMI, yaitu menolak pemberlakukan PSBB, lalu meminta transaparansi pengelolaan dana Covid.

Informasi Spektrum aksi ini diketahui Wagub. Selain pertemuan dengan beberapa pengurus GMKI, dari whatsapp grup DPD GAMKI juga menguatkan adanya rencana aksi ini. Bahkan dalam diskusi itu, seorang politisi DPD Golkar Maluku berinisial JP, meminta setiap kegiatan GAMKI tidak melibatkan Gubernur Maluku.

“Pak Ketua, Pa Sek dan rekan-rekan beta saran aja, ketika GAMKI buat kegiatan jangan libatkan pa Gub. Libatkan lah pa Wagub. Pa Wagub harus kita lindungi. Sadar atau tidak sadar Pa Gub lagi menutup semua pergerakan Pa Wagub. Klo bisa kegiatan GAMKI libatkan AMPGM dan GAMKI,” tulis JP dalam grup whatsapp itu.

Aksi demo di kediaman pribadi Gubernur Maluku juga menuai kecaman publik. Mereka menilai selama ini tidak pernah dilakukan demo di kediaman pribadi Gubernur. “Ini demo titipan, demo bertuan, ada kepentingan lain dibalik aksi ini,” kata salah satu warga Wailela, Butje Huliselan kepada Spektrum.

Menurut Butje, materi yang disampaikan dalam aksi tersebut sangat tidak berbobot dan bukan hal krusial hingga pendemo mesti datangi kediaman Gubernur Maluku. “Materi abal-abal yang diusung dalam demo ini, masa bisa sentuh kediaman pribadi Gubernur?” katanya lagi.

Sebagai mantan anggota GMKI, Butje merasa malu dengan ulah mahasiswa yang tergabung dalam GMKI Cabang Ambon. “Ulah GMKI Cabang Ambon hari ini sangat memalukan, seperti rusa masuk kampung. Selama covid-19 melanda Kota Ambon, apa yang telah dilakukan GMKI kepada masyarakat, mereka tertidur pas kaget bikin aksi memalukan ini,” katanya kesal. (TIM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Utama