Connect with us

Ragam

Ketua Dekranasda Maluku Gelar Technical Meeting Virtual

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Maluku, Widya Murad Ismail

AMBON, SPEKTRUM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Maluku, Widya Murad Ismail menggelar technical meeting Kompetisi Membangun NegerI (MI) secara virtual dari kediamannya di Wailela Kecamatan Teluk Kota Ambon, Rabu (17/06/2020). Rapat melibatkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, dewan juri dan peserta yang telah mengirim karya ke Panitia Kompetisi MI.

Widya Murad dalam sambutannya menyatakan, setelah di launching Kompetisi MI pada tanggal 15 Mei 2020 tepat di Hari Pattimura Pahlawan Nasional asal Maluku, dirinya bangga karena spirit Pattimura ternyata hidup di dalam generasi muda Maluku yang akhirnya memilih berkontribusi.

“Kontribusi dilakukan lewat karya ilmiah, vlog destinasi wisata di Maluku serta cover lagu “Tado di Rumah,” jelas isteri Gubernur Maluku ini.

Dalam kompetisi ini, tambahnya peserta turut membantu Pemerintah membangun daerah serta mempromosikan pariwisata alam dan budaya Maluku.

“Kompetisi MI ini juga bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda sebagai penerus perjuangan dan cita – cita Negara khususnya di Provinsi
Maluku, untuk berkontribusi lewat ide, gagasan kreatif dan inovatif ditengah masa pandemic covid 19,” kata Widya.

Dia kagum karena antusiasme generasi muda mengikuti kompetisi ini cukup tinggi. “Untuk Karya Tulis Ilmiah 115 peserta, Vlog Destinasi Pariwisata 204 peserta, Cover Lagu Tado Di Rumah 107 peserta sehingga total keseluruhan peserta berjumlah 426 dari 11 Kabupaten dan Kota di Maluku,” jelasnya.

Hal ini, kata Widya, membuktikan bahwa generasi muda memiliki keinginan yang tinggi bersama-sama Pemerintah Daerah membangun Maluku.

“Syukurlah, kita akan wujudkan dengan memilih salah satu karya terbaik karya dari penulisan Ilmiah ini, untuk diimplementasikan dalam program pemerintah daerah sekaligus menjadi model yang dapat dicontohi oleh daerah-daerah lain. Kerinduan beta, bagaimana semua daerah di Maluku dapat menikmati pembangunan yang adil dan kebijakan masyarakat,” timpalnya.

Sedangkan untuk Lomba Vlog Destinasi Pariwisata juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengangkat potensi pariwisata di 11 kabupaten dan kota di Maluku. Tentu kedepan memberikan dampak ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

Itu tertuang juga dalam visi dari Gubernur Maluku yakni Maluku yang Terkelola Secara Jujur, Bersih dan Melayani, Terjamin Dalam Kesejahteraan dan Berdaulat atas Gugus Kepulauan.

“Akhirya sebagai Ina Latu Maluku, beta ingin berpesan kepada anak-anakku untuk tetap semangat menjalani hati-hati ini, Ina Latu Maluku tidak bosan-bosannya mengingatkan katong berkaitan dengan fenomena pandemi Covid-19 yang melanda Maluku, bahkan seluruh dunia,” kata Widya mengingatkan.

Dikemukakan, lebih penting semua pihak agar konsisten mengikuti himbauan pemerintah, guna mempercepat memutus penyebaran rantai virus Covid-19 ini, di antaranya dengan selalu berada dirumah, mencuci tangan serta selalu menggunakan masker jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dan tidak lupa selalu jaga jarak.

“Sebagai Ina Latu Maluku, beta mengajak katong semua untuk memberikan yang terbaik buat Maluku lewat karya kalian karena beta tahu, kalian yang terbaik, dan nantinya apabila ada yang belum berkesempatan menang jangan kecil hati karena semua karya kalian akan menjadi perhatian dari pemerintah daerah dalam mengimplementasi program kerja yang berbasis partisipasi masyarakat,” tukasnya.

Kepada wartawan usai pembukaan Technical Meeting MI, Widya berharap, di masa pandemi covid-19 ia mengajak generasi muda untuk berkreasi, berinovasi.

“Biar tado di rumah tapi masih bisa betbuat baik, khususnya untuk membantu pemerintahan dalam pembangunan di Maluku” tambahnya.

“Saya berharap pertama kali kegiatan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi pimpinan di pemerintahan di 11 kabupaten dan kota, mungkin dalam wilayah kecil atau membuat kegiatan lain yang positif bagi generasi muda Maluku,” tuturnya.

Selain itu, dengan kegiatan ini diharapkan bisa mengurangi cara pandang dan berbicara generasi muda Maluku.

“Saya berharap dengan kegiatan seperti ini, dapat mengubah cara pandang dan berbicara generasi muda menjadi lebih baik, berbicara hal-hal positif dan diharapkan menjadi sebuah terobosan, generasi muda mulai bicara hal-hal positif, tentang Maluku yang sangat kita cintai. Kalau bukan katong siapa lagi yang mau bicara yang baik tentang Maluku. Kalau bukan kita siapa lagi,” tukasnya.

Harapan ini disampaikan Widya Murad karena selaku Inalatu Maluku dirinya merasa memiliki tanggungjawab memberi kesempatan kepada anak-anak Maluku untuk membangun daerah ini dengan karya, kreasi dan inovasi.

“Sudah menjadi tanggungjawab saya selaku ibunya anak-anak Maluku untuk berbuat dan beri kesempatan buat anak-anak di Maluku mari kita sama-sama semangat membangun negeri yang sama-sama kita cintai ini,” ajak Widya. (S-16)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ragam