Connect with us

COVID-19

Tambah Lagi, 9 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Saparua

AMBON, SPEKTRUM – Penyebaran corona virus di Maluku terus bertambah. Sudah 9 warga Negeri Haria, Kecamaran Saparua, Kabupaten Maluku Tengah terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal ini dibenarkan Direktur RSUD Saparua, dr. Vita Nikijuluw yang dihubungi Spektrum, Selasa (09/06/2020).

Vita menjelaskan, pasien awalnya merupakan hasil screening dari Puskesmas Porto-Haria terhadap Ny. YS (62) yang merupakan pelaku perjalanan dan orang tanpa gejala.

“Kami bersyukur karena seluruh Puskesmas dan Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Saparua sangat aktif. Jadi semuanya di-handle dari Pelabuhan Haria. Mereka mendata seluruh pelaku perjalanan dengan sangat rinci. Kemudian dimasukan ke Puskesmas masing-masing untuk di-screening. Kebetulan ketemu dengan nama Ny. YS,” kata Vita.

Ny. YS diketahui beraktifitas di Pasar Mardika Kota Ambon. Setelah di-screening Rapid Test dan hasilnya reaktif. Maka pihak RSUD Saparua bersama relawan dan Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Saparua langsung menjemput yang bersangkutan ke RSUD Saparua.

“Besoknya, Puskesmas Porto-Haria lakukan tracing dibantu analis di RSUD Saparua,” terangnya.

RSUD Saparua Kabupaten Maluku Tengah

Hasilnya, delapan orang lainnya yang merupakan anggota keluarga Ny. YS reaktif.

“Saat itu ada dua anggota keluarga yang belum bisa kita tracing, lantaran tidak berada di tempat, yakni suami Ny. YS dan cucunya,” terang Vita.

Tepat tanggal 29 Mei 2020 seluruh keluarga dari Ny. YS hasil Rapid Test reaktif dan diberikan pelayanan kesehatan sesuai protap kesehatan yang berlaku.

“Kita langsung mengisolasi semuanya di RS Saparua, karena Ny. YS sering protes karantina dan telah 3 kali lari dari karantina Negeri Haria,” jelas Vita.

Setelah seluruh keluarga dijemput, dilakukan rontgen, hasilnya seluruh keluarga tersebut memiliki gejala Covid-19.

Langkah selanjutnya, RSUD Saparua menyurati Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dan sangat cepat direspon Kepala Dinas Kesehatan bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Maluku. Dan pada tanggal 3 Juni 2020, tim turun untuk memeriksa swab.

Dijelaskan, pihaknya juga telah mengambil swab dari suami Ny. YS bersama cucunya, setelah sebelumnya hasil Rapid Test keduanya reaktif. Total 11 anggota keluarga Ny. YS yang diperiksa swab.

“Hasil swab keluar Senin, 08 Juni 2020 pukul 16:00 WIT. Dan dari 11 anggota keluarga yang diperiksa, 2 (dua) orang dinyatakan negatif, yakni salah satunya balita dan ipar dari Ny. YS,” kata Vita.

Dua orang yang dinyatakan negatif tersebut, saat ini sementara jalani karantina di Negeri Haria selama 14 hari.

“Data kasus terkonfirmasi ini baru dilaporkan hari ini, ke Gustu Covid-19 Kabupaten Maluku Tengah, karena hasil swab diterima pukul 16:00 WIT. Selanjutnya dilanjutkan ke Gustu Covid-19 Maluku,” terangnya.

Hasil penelusuran Spektrum, ke 9 orang yang terkonfirmasi masing-masing, AS laki-laki (66 thn), Ny. YS (62 thn), PS (31 thn), BS (33 thn), DA (12 thn), DA (9 thn), GA (18 thn), CS (7 thn), YS (5 thn). (S-16)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in COVID-19