Connect with us

COVID-19

Pasien Corona di Maluku Bertambah Drastis, Ruang Perawatan Makin Terbatas

Ilustrasi ruang perawatan pasien covid-19 yang semakin terbatas

AMBON, SPEKTRUM – Ketersediaan tempat tidur khusus untuk pasien terkonfirmasi Covid-19 di rumah sakit maupun di tempat karantina terpusat di Kota Ambon makin terbatas. Dan ini warning bagi masyarakat agar patuh terhadap anjuran pemerintah.

“Tingginya angka terkonfirmasi lantaran tingkat kesadaran kita untuk diam di rumah sangat rendah. Dan ini yang menjadi problem kita,” kata Kepala Boro Humas dan Protokol Provinsi Maluku, Melki Lohy saat memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (19/05).

Lohy menjelaskan, untuk penanganan medis, di beberapa RS maupun tempat karantina khusus untuk pasien terkonfirmasi Covid-19 mulai terbatas, yakni, RSUD dr. Haulussy kapasitas tempat tidur buat pasien Covid-19 43 tempat tidur.
Total pasien 35 orang yang terdiri dari dua ODP, empat PDP dan yang terkonfirmasi 29 orang, tersisa 8 tempat tidur yang masih tersedia.

Di RST Latumeten kapasitas tempat tidur 16, yang telah digunakan 13 yakni 11 PDP dan 2 terkonfirmasi positif. Tersisa tiga tempat tidur.

Di RS FX. Suharjo Lantamal Halong, kapasitas 8 tempat tidur, yang telah digunakan 4 PDP dan pasien terkonfirmasi 2 orang. Tersisa dua tempat tidur.

BPSDM Maluku kapasitas 40 tempat tidur total pasien 34 orang yang terkonfirmasi, tersisa enam tempat tidur.

RS Bhayangkara kapasitas 6 tempat tidur, dan total pasien 5 orang PDP tersisa 1 tempat tidur.

Di RSU Namlea Kabupaten Buru total pasien terkonfirmasi 5 orang dan RSUD Masohi pasien terkonfirmasi 1 orang.

Di LPMP ada 16 orang terkonfirmasi, satu orang karantina mandiri. (S-16).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in COVID-19