Connect with us

COVID-19

Total 2 Pasien Terkonfirmasi Positif Meninggal Dunia di RSUD Haulussy Ambon

AMBON, SPEKTRUM – Hingga saat ini, total pasien terkonfirmasi positif corona yang meninggal di Ambon dua orang yakni HT dan LS, berdasarkan hasil pemeriksaan swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas II Ambon.
“Hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR di BTKL-PP Kelas II Ambon memastikan pasien meninggal di RSUD Haulussy yang bernama HT dan LS positif Covid-19. HT meninggal Minggu (3/5/2020) sementara LS meninggal Rabu (6/5/2020). Sementara MA yang meninggal Jumat (1/5/2020), hasil uji PCR-nya belum ada,” kata Selang.

Saat ini di Maluku ada 32 kasus terkonfirmasi positif covid-19, dua meninggal, 12 sembuh, dan sisanya masih dirawat di RSUD Haulussy dan Balai Diklat di Dinas Peningkatan Sumber Daya Manusia (PSDM) Provinsi Maluku di Wailela Kecamatan Teluk Kota Ambon.
Demikian dikemukakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Ir. Kasrul Selang, MT saat memberikan keterangan persnya di Lantai VI Kantor Gubernur Maluku, Kamis (07/05/2020).

Menurut Selang, pasien meninggal Rabu (6/5/2020) malam berinisial LS merupakan pasien ke-25.
Hasil penesuluran dari LS diperoleh MM (41) pasien ke-26, UN (29) pasien ke-27 dan D (30) pasien ke-28.
“Sedangkan pengembangan dari pasien HB yang merupakan pasien klaster 15 diperoleh SA (60) pasien ke-29, tuan HSJ (45) pasien ke-30,  HK (48) pasien ke-31, dan  YH pasien ke-32,” terangnya.

Pasien kasus 29, 30, 31, dan 32 saat ini masih jalani isolasi di rumah dan rencananya akan dibawa ke BPSDM. “Karena mereka gejala ringan namun sangat tergantung tim medis. Protapnya, pasien dibawa untuk rontgen, periksa laboratorium setelah itu baru dokter kasih kesimpulan,” jelas Selang.
Saat ini Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 28 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 62 orang. (S-16)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in COVID-19