Connect with us

LINTAS MALUKU

14 Mahasiswa SBT Dicegat di Perbatasan SBB-Malteng

14 Mahasiswa Asal SBT
14 orang mahasiswa asal SBT yang dicegat Petugas Gabungan Sat Pol-PP dan Tim Medis. /spektrum.

PIRU, SPEKTRUM – Sebanyak 14 orang mahasiswa asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dicegat di perbatasan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Mereka di cegat Petugas Gabungan Sat.Pol-PP dan Tim Medis saat melakukan perjalanan menuju SBT. Penahanan 14 mahasiswa tersebut, karena diduga tidak mengantongi surat ijin wilayah asal.

Kepulangan 14 mahasiswa tersebut dikarenakan kehabisan stok makanan di daerah tempat mereka menempuh pendidikan. Para mahasiswa ini berasal dari Kecamatan Tutuk Tolu, Kecamatan Bula dan Kecamatan Pulau Gorong, Kabupaten SBT.

Kepala Bagian Sat.Pol-PP SBB, Alberto Maulany saat dikonfirmasi Spektrum, Minggu, (3/5/2020) membenarkan, kalau pihaknya telah mengamankan 14 mahasiswa asal SBT di penginapan Kawe Asih.

“Saat ini Pemkab SBB, telah memberikan arahan untuk tetap berada di tempat melalui Sekda SBB pada Minggu, (03/05/2020), dini hari. Mereka saat itu berada di Penginaan Kawe Asih,” ungkap Maulany.

Bahkan, menurutnya, Pemkab SBB siap mengantar para mahasiswa tersebut ke Kabupaten SBT, asalkan ada respon dari Pemkab SBT.

“Sementara kami amankan dulu sambil menunggu komfirmasi dari Pemkab SBT dan Satuan Gugus Tugas SBT terkait 14 orang mahasiswa tersebut. Kami siap mengantar 14 mahasiswa ini apabila sudah ada respon dari pihak SBT. Hal ini berdasarkan arahan Sekda SBB kepada kami,” tutur Maulay.

Selain itu berdasarkan arahan Kepala BPBD SBT, Usman Keliobas kapadanya bahwa 14 mahasiswa SBT ini harus diarahkan ke kembali ke Ambon. “Namun kami masih memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terus berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemkab SBT mengenai kepulangan mereka,” ujar Maulani. (MG-06)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in LINTAS MALUKU