Connect with us

LINTAS MALUKU

17 Warga dari Luar Didaftar Tim Covid-19 SBB

WAIPIRIT, SPEKTRUM – Tim Kesehatan Penanganan Covid-19 dari Puskesmas Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, mencatat pada Jumat, 3 April 2020, sedikitnya ada 17 orang dari luar daerah. Angka ini kemungkinan akan bertambah di Sabtu, 4 April 2020 ini.

Menurut petugas di tenda Posko Penanganan Covid-19 di Pelabuhan Feri Waipirit, bahwa ke 17 orang tersebut menumpang kapal penyeberangan feri dari Pelabuhan Liang, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menuju Pelabuhan Waipirit, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB.

“Sejak pagi hingga sore hari kami bertugas hari ini (Jumat, 3 April-red), ada 17 orang dari luar daerah. 1 orang mahasiswi dari Jambi, 1 mahasiswi dari Surabaya, 2 orang mashasiswa dan mahasiswi dari Malang, 13 orang dari Makassar. Mereka kami patut dipantau, karena ke-17 orang ini ada menggunakan kapal laut dan juga dengan pesawat,” kata petugas medis, Ongen merincikan.

Sedangkan menurut informasi, penumpang berinisial NT yang kuliah di Jambi adalah asli warga Desa Gemba, Kecamatan Kairatu ini, dari Jambi transit Jakarta tujuan Ambon dan langsung ke SBB.

Sedangkan warga Tihulale, berinisial TPL adalah mahasiswi kuliah di salah satu universitas di Surabaya ini langsung dari Surabaya tujuan Bandara Pattimura Ambon. Sementara 2 mahasiswa Malang bersama 4 (empat) orang lainnya tujuan di Gemba, Kairatu. Sedangkan 9 warga lainnya tujuan ke Kobisonta, Kabupaten Malteng.

Pantauan hingga Sabtu, 4 April 2020 di Dermaga Waipirit, para penumpang baik yang naik maupun turun, diperiksa petugas kesehatan mengecek suhu tubuh dan disemprot disinfektan dan mencuci tangan, yang sudah disiapkan petugas untuk memutus mata rantai Covid-19 ini.

Petugas kesehatan terbagi 2 sift. Tim kesehatan dari Puskesmas Kairatu Barat sift pertama mulai pukul 06:00-11:00 WIT dan tim kedua dari Puskesmas Kairatu melanjutkan dari pukul 11:00-14:00 WIT hingga, atau sebaliknya. Mereka juga bersama TNI, Polri dan Sat.Pol-PP Kabupaten SBB.

Dermaga Feri Liang

Begitu juga dengan para penumpang yang berada di dermaga feri Liang, petugas mengecek suhu tubuh, baik penumpang biasa, menggunanakan sepeda motor maupun yang ada di mobil. Semuanya tidak terlepas dari pemeriksaan kesehatan.

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan petugas kesehatan pada ruang tunggu maupun tiang-tiang dan trali pada jalur kendaraan roda 2, maupun pada jalur penumpang biasa atau pejalan kaki.

Pengakuan para petuga kesehatan dari tim Puskesmas Salahutu menjelaskan, hingga kini janji untuk diberi tendayang akan dijadikan Posko Kesehatan, namun belum juga terpenuhi.

“Kami dijanjikan untuk dapat 1 tenda dijadikan Posko Kesehatan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19, tapi sampai saat ini, tidak pernah diberi. Kami harap tenda yang dijanjikan untuk dijadikan Posko kesehatan bisa terealisasi. Kami kerja di luar ruangan saja,“ jelas petugas itu meminta namanya tidak dipublis. Tim kesehatan ini turut dibantu TNI dan Polri.(TIM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in LINTAS MALUKU