Connect with us

Metropolis

PLN Umbar Utang, Pemkot Klaim Sudah Bayar

AMBON, SPEKTRUM – Pertemuan Komisi II DPRD Kota Ambon bersama PLN Cabang Ambon di Balai Rakyat Kota Ambon, Rabu (22/01/2020), pihak PLN Cabang Ambon mengumbar tunggakan utang milik Pemerintah Kota Ambon.

Maneger PLN UP III Ambon, Husein Sobri mengungkapkan, pajak yang dibayar PLN ke Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam kurun waktu satu tahun sebesar Rp29,9 miliar.

Sobri membeberkan, setiap bulan pihak PLN Cabang Ambon rutin membayar pajak dengan caramentransfer langsung ke rekening milik Pemerintah kota Ambon sebesar Rp.2,5 miliar hingga Rp.2,9 miliar.Pada 2019 lalu, PLN membayar sebesar Rp.29,6 milar.

“Tiap bulan PLN membayar dengan cara mentransfer ke rekening Pemkot Ambon. Ada bukti pembayaran di kami. Pada Desember 2019, kami kroscek ke Pemkot Ambon. Saya sendiri bersama pak Walikota melaporkan hal itu kepada Sekot Ambon. Rata-rata per bulan disetor Rp.2,4 miliar hingga Rp.2,6 miliar. Jadi, total tahun 2019 sekitar Rp29,6 miliar,” beber Husein Sobri.

Komisi II telah mendengarkan keterangan dari pihak PLN dalam rapat tersbeut. Selanjutnya Komisi II bersama pihak PLN dan Bagian Keuangan akan mempertanyakan anggaran tersebut ke Pemkot Ambon.

Hingga sekarang, kata dia, Pemerintah Kota Ambon belum membayar tunggakan ke PLN Cabang Ambon sebesar Rp.83 juta.

Sementara Kepala Bagian Umum Pemkot Ambon, Christian Waas justru mengklaim utang tersebut sudah dibayar Pemkot Ambon.

Bahkan, kata dia, pajak penerangan adalah anggaran milik Pemkot Ambon yang dibayar bersamaan dengan rekening listrik.

“Perlu diklarifikasi, PLN membayar ke Pemkot itu keliru. Karena, itu bukan PLN punya uang. Itu uang pajak penerangan jalan Pemkot yang disetor oleh masyarakat Kota Ambon melalui rekening listrik,” kata Christian Waas, sembari menambahkan seharusnya PLN menyetor PPJ ke Pemkot Ambon.

Meski demikian, Waas tidak menjelaskan kapan sebenarnya Pemkot Ambon telah melunasi utang ke PLN Cabang Ambon. (S-05)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metropolis

Spektrum