Connect with us

Berita Utama

Gerindra “Jilat Ludah” Fachri Incar Golkar

DPD Partai Gerindra Maluku bak “menjilat ludah” sendiri. Tahapan penjaringan calon bupati dan wakil bupati sudah selesai dilakukan. Abdul Mukti Keliobas tidak mengikuti fit and proper test. Namun secara diam-diam Gerindra Maluku justru menyiapkan waktu khusus buat Abdul Mukti Keliobas.

AMBON, SPEKTRUM – Bakal calon Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur ini baru menggelar fit and proper test pada, Kamis (09/01/2020). Sementara fit and proper test sudah dilakukan terbuka pada 4 Desember 2019.

Publik kini dikejutkan dengan drama DPD Partai Gerindra membuka ruang fit and prooer test khusus untuk Abdul Mukti Keliobas pada Kamis (09/01/2020). Banyak yang menilai, Partai Gerindra telah menjilat ludahnya sendiri.

“DPD Partai Gerindra telah menjilat ludahnya dan tidak konsisten dengan ucapan dan perbuatan,” kata salah satu kader Partai Gerindra kepada Spektrum sembari meminta namanya tidak perlu dipublikasikan, Jumat malam, (10/01/2020).

Alasannya, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Stenly Alakama sebelumnya sudah menegaskan sikap partai. Bakal calon yang tidak ikut fit and proper test 4 Desember, Gerindra menutup pintu.

“Jadi yang tidak mendaftar DPD wallahualam kita udah tutup (fit and proper test). Kita sudah lakukan maksimal kepada kandidat dengan memberitahukan mereka. Bahkan ada toleransi waktu yang bisa kita konsultasikan dengan para kandidat agar kegiatan ini diselenggarakan tanggal 30 November dan tanggal 4 Desember 2019,” kata Stenly Alakama kepada wartawan di Sekretariat DPD Partai Getindra Maluku, beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, berkas kandidat yang telah mendaftar namun tidak mengikuti fit and proper test juga dikirim ke DPP Partai Gerindra di Jakarta. Tapi ada catatan catatan bagi bakal calon yang tidak mengikuti fit and proper test.

Incar Golkar

Sementara Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri dan Arobi Kelian (FAHAM), resmi mendaftar ke sepuluh partai politik. Mereka kini juga mengincar rekomendasi partai Golkar.

Parpol yang didaftar, adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Gerindra, Nasdem, Demokrat, Hanura, PPP, PAN, PKPI dan PKB. Jika drekomendasikan oleh 10 parpol tersebut, Fachri dan Arobi didukung 22 kursi di DPRD kabupaten SBT.

“Kami telah mendaftar di PDIP secara bersamaan pada Jumat, 6 September 2019 lalu. Kami juga mengembalikan formulir pendaftaran pada Kamis, 12 September 2019 lalu. Jadi, kami sudah daftar di 10 partai yang miliki 22 kursi di Parlemen,” ungkap Ketua Tim Pendaftaran pasangan FAHAM, Usman Bugis kepada wartawan kemarin di Bula.

Menurut Bugis, rencananya Fachri Husni Alkatiri juga mendaftar ke Partai Golkar, jika partai berlambang Pohon Beringin itu membuka pendaftaran.

“Jika nanti Partai Golkar buka pendaftaran dan diberi kesempatan, maka kami juga akan mendaftar di Partai Golkar,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Tim Pendaftaran Bakal Calon Wakil Bupati SBT Arobi Kelian, Rahmat Takamokan mengatakan, pihaknya juga telah mendaftar di 10 parpol yang samaa dengan Fachri.

Partai Golkar di DPRD Kabupaten SBT punya tiga kursi. “Kami belum daftar di Partai Golkar, sebab belum dibuka pendaftaran. Jika Golkar berikan kesempatan, kami akan mendaftarkan calon kami,” terangnya.

Diketahui, pasangan Fahri Alkatiri dan Arobi Kelian dipastikan berpasangan untuk maju sebagai kandidat bupati dan wakil bupati pada Pikada di SBT tahun 2020 ini. Kedua pasangan itu juga semakin kencang diperbincangkan di kalangan masyarakat dan media sosial dengan jargon Fahri-Arobi Menang atau FAHAM. (S-13/S-16)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita Utama