Connect with us

Metropolis

Akibat Bentrok, Kapolda dan Pangdam Turun ke Saumlaki

AMBON, SPEKTRUM – Kapolda Maluku Irjen (Pol) Royke Lumowa, dan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq, akan bertolak dari kota Ambon Provinsi Maluku, menuju Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu siang, (21/12/2019).

Duo Jenderal berbintang dua ini terpaksa turun tangan untuk mendamaikan anggota Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Polda Maluku dan anggota Batalyon 734 SNS TNI, yang terlibat bentrokan, Jumat malam, (20/12)/2019).

“Rencananya Sabtu siang ini, pak Kapolda Maluku dan Pangdam Pattimura berangkat dari Ambon ke Saumlaki untuk bertemu dengan personil yang ada di Saumapad,” demikian disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku, Kombes (Pol) Mohamad Roem Ohoirat, kepada wartawan, Sabtu (21/12/2019) di Ambon.

Kabid juga mengungkapkan akibat insiden tersebut menyebabkan empat anggota Polri mengalami luka lecet. Sementara 4 unit rumah asrama Polres Kabupaten Kepulauan Tanimbar rusak yakni mengalami pecah kaca bagian depan, 1 klinik kesehatan Polres juga pecah kaca bagian depan, 1 Unit Mobil pecah kaca belakang, dan 1 Unit Motor dinas rusak ringan, pecah spakboard belakang dan lampu sen belakang.

“Terkait dengan itu, tindakan yang sudah dilakukan Kapolres, Dansubdenpom Saumlaki, Kasdim 1507, Dankipan Yon 734 SNS, Danki Brimob kompi 3 Yon C beserta personil, membubarkan personil masing masing satuan. Dan melaksanakan koordinasi Polri dan jajaran TNI di Saumlaki, untuk segera melaksanakan penyelesaian,” jelasnya.

Kronologis insiden tersebut dipicu akibat kesalahpahaman antara Personil Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku dengan Personil TNI 734/SNS Saumlaki, Jumat malam, (20/12), sekira pukul 19.00 WIT di perempatan perbelanjaan Satos, terjadi kesalahpahaman antara Personil Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku dengan Personil 734/SNS TNI Saumlaki.

“Pukul 19.00 WIT, Personil Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku sedang melaksanakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan). KRYD adalah kegiatan Kepolisian seperti Patroli, pengaturan lalu lintas dan penjagaan,” ungkap Kabid Humas.

Namun, lanjut Kabid, intensitasnya di tingkatkan di perempatan perbelanjaan satos, dan menemukan seseorang mengendarai melawan arus dan tidak menggunakan helm.

“Sehingga ditegur oleh unit patroli Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku atas nama Bharatu Marselinus Laikier, sehingga terjadi pertengkaran mulut dan berlanjut hingga terjadi penamparan oleh Bharatu Marselinus terhadap warga tersebut yang ternyata anggota Kompi 734 SNS Saumlaki atas nama Prada Palinam,” ulasnya.

Bersamaan beberapa anggota Kipan 734 SNS lanjut Kabid, yang berada di TKP karena mengantar ibu ibu Persit yang berbelanja di Satos, melihat kejadian tersebut, sehingga tidak terima dan terjadi perkelahian di TKP.

Karena melihat salah seorang anggota Kipan B mencabut sangkur, Bharatu Marselinus Laikier anggota Brimob melepaskan tembakan dengan peluru hampa.

“Kemudian, Pers Brimob ditarik kembali ke Mako dan beberapa anggota Polres MTB datang ke TKP dengan tujuan mengamankan TKP. Namun pukul 20.25 WIT, sekitar 40 Personil kipan A Yonif 734/SNS datang Ke TKP menggunakan kendaraan roda 6 dan kendaraan roda 2,” jelasnya.

Sebagian melakukan pemukulan terehadap personil Polres MTB yang saat itu sedang malakukan pengamanan TKP, namun sebagian diantara mereka mengamankan anggota Polres yang ada di TKP.

Situasi Jumat malam, (20/12/2019), di Saumlaki Ibukota Kabupaten Kepulauan Tanimbar. /IST

Dan sekirar pukul 21.00 WIT, pers Kipan 734/ SNS didorong untuk kembali ke Mako Batalyon. Namun saat dalam perjalanan kembali, pers melakukan pelemparan perumahaan Asrama Polres Kepulauan Tanimbar atau Maluku Tenggara Barat.

“Baru sekira pukul 22.15 WIT, situasi dapat terkendali, seluruh personil masing masing satuan sudah kembali ke Mako. Situasi seputaran kota Saumlaki sampai saat ini ,dalam keadaan kondusif. Aktifitas masyarakat serta anggota TNI dan Polri sudah normal seperti biasa,” terangnya. (S-01)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metropolis