Connect with us

Daerah

Tim Basarnas Lanjut Mencari Nelayan SBB yang Hilang

AMBON, SPEKTRUM – Memasuki Hari ketiga, pencarian terhadap La Mua dilanjutkan. Meski keluarga korban telah meminta pencarian dihentikan, namun tim Basarnas tetap berupaya untuk mendapatkan nelayan asal desa Talaga Piru Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku itu, yang telah hilang sejak Kamis 21 November lalu.

Minggu, (24/11/2019) hari ini, tim Basarnas melanjutkan pencarian. Tim bergerak menyisir sejumlah lokasi/titik atau tempat diperikirakan korban terjatuh ke laut, yakni di perairan Teluk Piru. Tim Basarnas juga menyisir beberapa lokasi lainnya di wilayah perairan Kabupaten SBB.

Untuk mendapatkan korban, metode spiral digunakan oleh tim Basarnas. Beberapa unit speedboat karet milik tim SAR, dan longboat warga setempat juga dipakai untuk bersama-sama mencari korban.

Petugas SAR pun menggunakan peralatan menyelam untuk mencari korban. Kenderaan darat (truck) turut dikerahkan memantau wilayah pesisr Teluk Piru dan sekitarnya.

Sementara keluarga dari La Mua sendiri, telah mengikhlaskan kepergian korban (mereka yakin La Mua telah meninggal dunia).

“Kami dari keluarga besar korban tercinta memang meminta agar pencarian dihentikan saja. Karena kami sudah mengikhlaskan saudara kami (La Mua),” tutur La Ramli, keluarga korban kepada wartawan.

Meski demikian, tim Basarnas belum mau menyerah. Pencarian tetap dilanjutkan hari ini. Jika belum menemukan korban, maka pencarian ditutup untuk sementara.

“Sebaliknya, jika ada tanda-tanda korban berada di permukaan laut, maka kami (Basarnas) akan kembali lagi untuk melakukan tindakan selanjutnya,” terang Roy Lopies, Rescuer Komandan Tim Basarnas kepada wartawan, Minggu, (24/11/2019).

Sementara itu, Kepala SAR Ambon, Muslimin, juga membenarkan pencarian terhadap korban masih dilanjutkan hari ini.

“Benar keluarga korban meminta untuk pencarian dihentikan. Sesuai dengan SOP kami, minimal 3 hari pencarian. Walaupun dari pihak keluarga korban minta untuk dihentikan,” jelas Muslimin kepada wartawan, Minggu, (24/11/2019).

Muslimin berujar, permintaan keluarga korban kepada tim Basarnas untuk menghentikan pencarian sejak Sabtu sore, (23/11/2019).

“Sebenarnya dari sore kemarin (Sabtu 23 Novemver 2019), keluarga sudah minta agar pencarian dihentikan. Tapi kami tetap upayakan hari ini (melanjutkan pencarian). Kalaupun tidak ada tanda-tanda ditemukan korban, maka operasi akan ditutup sementara, sesuai permintaan dari pihak keluarga korban,” timpalnya. (S-14)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Daerah