Connect with us

Metropolis

Maluku Diterpa Gempa Susulan 2.027 Kali

AMBON, SPEKTRUM – Hari ke-40, Badan Meterologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon merilis per 05 November 2019 pukul 08.46 WIT, gempabumi susulan yang menerpa wilayah ProvinSI Maluku sebanyak 2.027 kali, dan dirasakan 228 kali. Jumah tersebut akumulasi sejak Kamis 26 September 2019 hingga Selsa, 05 Oktober 2019.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Ambon Andi Azhar Rusdin menerangkan, gempa sususlan yang menerpa wilayah Maluku hingga 2.027 kali tersebut, pemicunya adalah gempabumi Magnitudo 6,8 SR (Magnitudo 6,5), yang mengguncang wilayah Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat dan maluku Tengah, Kamis 26 September lalu.

“Hingga hari ke-40 gempabumi susulan yang terjadi di wilayah Maluku sebanyak 2.027 kali, dan dirasakan 228 kali. Meski begitu, rutinitas gemapa susulan kian menurun,” kata Andi Azhar Rusdin kepada Spektrum di Ambon, Selasa (5/11).

Berikut total gempabumi susulan hingga hari ke-40 sebagai berikut; Hari Pertama sebanyak 244 kali. Kedua 214 kali, Ketiga 139 kali,Ke-empat 102 kali, Kelima 83 kali, Keenam 95 kali, Ketujuh 61 kali, kedelapan 69 kali, Kesembilan 37 kali, Kesepuluh 61 kali. Kesebelas 56 kali.

Keduabelas 54 kali, Ketigabelas 32 kali, Keempatbelas 33 kali, Kelimabelas 78 kali, Keenambelas 69 kali, ketujuhbelas 58 kali, ke-delapanbelas 30 kali. Sembilanbelas 26 kali, Keduapuluh 35 kali. Ke-21 sebanyak 60 kali, ke-22, gempa susulan 30 kali.

Hari ke-23 sebanyak 10 kali, ke-24 sebanyak 27 kali, ke-25 sebanyak 35 kali, ke-26 sebanyak 37 kali, hari ke-27, 21 kali, hari ke-28 25 kali, ke-29 ada 20 kali, hari ke-30 sebanyak 28 kali,ke-31, 19 kali, ke-32, 19 kali, ke-33, 9 kali, dan hari ke34, 12 kali, ke-35, 15 kali, ke-36, 22 kali, ke-37, 19 kali, ke-38, 19 kali, ke-39, 10 kali, dan hari ke-40, sebanyak 13 kali gempabumi susulan.

Sementara itu, Rabu, (06/11/209) Pukul 05:26:09 WIT atau pukul 01:26 WIB dini hari, gempabumi Maginitudo 4,5 SR juga terjadi di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku.

Lokasinya 6.08 LS-127.81 BT (230 km Utara Tiakur – Kabupaten Maluku Barat Daya, 234 km Utara Kisar, Kabupaten MBD), dengan kedalaman 374 km.

Sebelumnya, pada pukul 20:07:21 WIT, Selasa, (05/11/2019), gempabumi bermagnitudo 2,6 SR juga terjadi di wilayah Pulau Ambon, dan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.

Lokasinya 3.57 LS-128.35 BT (23 km Timur Laut Ambon, 25 km Selatan Kairatu-Kabupaten Seram Bagian Barat), dengan kedalaman 10 km, dirasakan di Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah II MMI.

BMKG Stasiun Geofisika Ambon mengakui, total 2.027 kali gempabumi susulan tersebut, keseluruhannya tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.

Diketahui, akibat gempa bumi 6,8 SR, pada Kamis 26 September 2019, dan gempabumi dengan Magnitudo 5,2 SR pada 10 Oktober 2019, menyebabkan 41 orang meninggal dunia, ribuan bangunan mulai permukiman warga dan fasilitas umum rusak berat, sedang dan ringan, serta puluhan ribu bahkan ratusan ribu warga mengungsi.

Jumlah korban meninggal dunia, dan bangunan rusak serta pengungsi itu, tersebar di tiga daerah terdampak yakni Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Maluku Tengah. (S-14)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Metropolis