May 16, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Pertamina Halangi Kuota BBM Kapal PDI

Pertamina Halangi Kuota BBM Kapal PDI

AMBON, SPEKTRUM – Kapal Roro Cantika Lestari 99 C milik PT Pelayaran Dharma Indah (PDI), hingga saat ini masih berlabuh di dermaga Hurnala Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tenga, Provinsi Maluku. Padahal, kapal ini telah mengantongi izin lintasan Masohi – Tulehu.

Selain mampu mengangkut penumpang, kapal ini juga mampu menampung 40 unit mobil. Dengan kapasitas muat yang besar dipastikan kapal inj bisa menjawab kebutuhan masyarakat Kota Masohi dan sekitarnya.

Sayangnya, kapal ini belum bisa beroperasi lantaran belum memperoleh kuota minyak dari PT Pertamina. Terlambatnya kapal ini melayari rute sesuai izin yang dimiliki menjadi pertanyaan, sepertinya PT Pertamina berupaya menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini lintasan darat yang dihubungkan Jembatan Waikaka sementara rusak parah, akibat bencana gempa beberapa waktu lalu dan belum bisa dibangun. Sehingga kapal ini sangat dinantikan masyarakat Masohi dan sekitarnya.

Dikhawatirkan, ulah Pertamina tidak memberikan kuota minyak kepada PT Dharma Indah, karena ada dugaan bermain mata dengan perusahaan kapal lainnya, sebaliknya mereka ingin mencegal perusahaan milik Jhon de Quelju ini.

Kuota minyak diberikan kepada PT Pelayaran Dharma Indah untuk pelayaran bukan dijual atau sejenisnya. Ketika hal ini dikonfirmasi ke Donny Kepala Cabang Pertamina Ambon, Spektrum diarahkan untuk menghubungi Richie. “Maaf, tolong hubungi Richie,” begitu balasan Donny yang dikirim via pesan Whatsapp.

Sayangnya ketika ditanya kapasitas dan nomor kontak Richie, Donny tidak membalas pesan. Menyikapi permasalahan ini mantan Ketua Komisi C DPRD Maluku, Anos Yeremias menjelaskan usulan ke BPP Migas untuk memperoleh kuota BBM.

“Pertamina hanya mendistribusikan BBM, jadi bukan perusahaan ini tidak mau tapi terkendala aturan,” kata Anos.

Anos meminta semua pihak bersabar lantaran komunikasi sedang dibangun antara dirinya, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, PT Pelayaran Dharma Indah dengan BPP Migas. “Kami sedang membangun komunikasi tersebut, jadi sabar saja,” tegasnya. (S-16)

Pin It on Pinterest