May 19, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

Hari ke-20, Gempa Bumi Susulan 1.576 Kali

Hari ke-20, Gempa Bumi Susulan 1.576 Kali

AMBON, SPEKTRUM – Hari ke-20, atau sejak Kamis 26 September hingga 16 Oktober 2019 pukul 09:00 WIT, BMKG Stasiun Pattimura Ambon mencatat, gempa bumi susulan melanda wilayah Maluku, sebanyak 1.576 kali. Dirasakan 181 kali.

Hasil analisis BMKG menerangkan, rutinitas gempa bumi susulan tersebut rentetan dari gempa 6,8 SR Kamis, (26/09/2019), dan gempa 5,2 yang terjadi pada Kamis, (10/10/2019).

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Ambon Andi Azhar Rusdin, dikonfirmasi Spektrum Online, Rqbu, (16/10/2019) membenarkan, per 16 Oktober 2019 pukul 09:00 WIT sebanyak jumlah gempabumi susulan sebanyak 1.576 kali, dan dirasakan 171 kali.

“Rutinitas gempa bumi susulan cenderung menurun. Hingga Rabu, 16 Oktober 2019, pukul 09:00 Wit, berada diangka kurang lebih 30 kali,” ujar Andi Azhar Rusdin.

Berikut rincian gempabumi susulan yang dicover hari pertama sebanyak 244 kali. Kedua 214 kali, Ketiga 139 kali, Ke-empat 102 kali, Kelima 83 kali, Ke-enam 95 kali, Ke-tujuh 61 kali, kedelapan 69 kali, Kesembilan 37 kali, Kesepuluh 61 kal.

Hari Kesebelas sebanyak 56 kali, Keduabelas 54 kali, Ketigabelas 32 kali, Keempatbelas 33 kali, Kelimabelas 78 kali, hari Keenambelas 69 kali, ketujuhbelas 58 kali, hari ke-18 30 kali, ke-19 sebanyak 26 kali, dan ke-20 gempa susulan 35 kali. Rata-rata gempa bumi sususlan dan yang dirasakan tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa susulan Magnitudo 3,0 SR terjadi Rabu (16/10/2019) pukul 09:07 WIT, lokasi 3.41 LS-128.39 BT atau berada di 9 km Tenggara Kairatu – Kabupaten Seram Bagian Barat, 35 km Barat Laut Saparua – Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Sebelumnya, gempa bumi susulan Maginitudo 3,4 SR terjadi Rabu, (16/10/2019), Pukul 05:57 WIT. Lokasi 3.61 LS-128.28 BT, atau berada 17 km Timur Laut Ambon, 31 km Selatan Kairatu-Kabupaten Seram bagian Barat, Maluku, dengan kedalaman 10 km, dirasakan di Ambon II-III MMI.

“Alhamdulillah rata-rata gempabumi yang terjadi sejak 26 September hingga sekarang, tidak berpotensi terjadinya tsunami,” pungkas Andi Azhar Rusdin.

Untuk diketahui, daerah terdampak gempa bumi tersebut di atas meliputi wilayah Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Maluku Tengah. (S-14)

Pin It on Pinterest