Juni 14, 2021

Spektrum

Bersama Membangun Negeri

BMKG: Gempa 5,2 SR Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG: Gempa 5,2 SR Tidak Berpotensi Tsunami

Warga berlarian saaat gempabumi beruntun Mengguncang Kota Ambon dan sekitarnya, Kamis siang, (10/10/2019)

AMBON, SPEKTRUM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 5,2 dan Magnitudo 4,6 yang mengguncang wilayah Kota Ambon dan sekitarnya, Kamis siang, (10/10/2019), tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Kepala BMKG Pusat, Rahmat Triyono mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,57 LS dan 128,26 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 16 km arah Timur Laut Kota Ambon, Propinsi Maluku pada kedalaman 10 Km.

Jenis dan mekanisme gempa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempabumi di wilayah Ambon, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike slip fault).

“Dampak guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Ambon V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini Tidak berpotensi tsunami,” jelasnya.

Gempa susulan hingga Kamis, 10 Oktober 2019 pukul 12:05 WIB atau 14:05 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 8 aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M=4,6.

Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” anjurnya. (S-06)

Pin It on Pinterest